Warga Diminta Bijak Gunakan Panggilan Darurat 112 di Samarinda

Warga Diminta Bijak Gunakan Panggilan Darurat 112 di Samarinda
Warga Diminta Bijak Gunakan Panggilan Darurat 112 di Samarinda
RUBRIK.ID, SAMARINDA - Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Samarinda launching nomor panggilan darurat 112 di ruang Command Center Diskominfo, Samarinda, Selasa (15/10/2019) lalu.\nPanggilan darurat tersebut nantinya sebagai fasilitas penanganan cepat ketika terjadi musibah pada masyarakat kota Samarinda.\n\nHal ini, dijelaskan lebih lanjut oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Samarinda, Aji Syarif Hidayatullah.\n"Apabila masyarakat sedang dalam keadaan darurat bisa menelpon 112, meskipun tidak ada pulsa tetap bisa dilakukan," ungkap Aji Syarif Hidayatullah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Samarinda.\n\nBeliau memberi contoh ketika terjadi kebakaran, masyarakat bisa langsung segera hubungi 112.\n\n"Misalnya terjadi kebakaran di kota Samarinda, lalu ada masyarakat menghubungi panggilan darurat, maka dari sini akan mengomando semua. Kita segera menelpon pemadaman kebakaran yang terdekat dengan lokasi, kemudian pemadaman listrik kita hubungin PLN. Kepolisian juga kami telpon untuk mengamankan lokasi," ujarnya.\n\n\n\nTerkait hal itu, anggota DPRD Kaltim Puji Setyowati mengimbau kepada warga Samarinda agar dapat menggunakan panggilan darurat 112 secara bijak.\n\n?Kami sangat mengapresiasi terhadap peluncuran layanan panggilan darurat ini. Semoga fasilitas layanan ini berjalan dengan lancar sehingga dapat memberikan bermanfaat secara maksimal bagi warga, dan warga pun diharapkan dapat menggunakan layanan ini dengan bijak sesuai dengan kebutuhan,? ucap wakil rakyat dari daerah pemilihan Kota Samarinda ini.\n\nAdapun layanan pada panggilan darurat 112 tersebut untuk mendukung pengiriman, dan penyaluran penyampaian langsung informasi penting yang menyangkut keamanan kota, keselamatan penduduk, bencana alam, marabahaya dan wabah penyakit.\n\nBentuk layanannya seperti permintaan ambulans, penanganan kebakaran, penanganan kecelakaan, penanganan tindak kriminal, terorisme, pohon tumbang, hewan buas, penanganan narkoba, dan lain-lainnya. (*)