Ustadz Abdul Somad Beri Tanggapan Tentang MUI

Pendakwah Ustadz Abdul Somad (UAS) mengajak semua lapisan masyarakat yang beragama Islam agar tetap selalu menjaga dan melindungi MUI

Ustadz Abdul Somad Beri Tanggapan Tentang MUI
Ustadz Abdul Somad/newsmaker.tribunnews.com


RUBRIK.ID - Berita Nasional yang dikutip RUBRIK.ID tentang ajakan Ustadz Abdul Somad pada umat Islam untuk selalu menjaga dan mencintai MUI.

Pendakwah Ustadz Abdul Somad (UAS) mengajak semua lapisan masyarakat yang beragama Islam agar tetap selalu menjaga dan melindungi MUI. 

UAS menilai melindungi MUI adalah kewajiban umat Islam kerena MUI adalah payung besar umat Islam.

Ustadz Abdul Somad menyampaikan kalimat tasyakur dalam acara Milad MUI ke-45 yang diselenggarakan secara daring pada Jumat (7/8) malam.

Dia menekankan kepada umat Islam untuk selalu menjaga dan mencintai MUI.

UAS menjelakan, MUI merupakan tempatN berkumpulnya para tokoh besar dari beragai macam ormas Islam, seperti NU, Muhammadiyah, Alwashliyah, Mathlaul Anwar, Wahdah Islamiyah, dan lain-lain.

Menurut dia, MUI sangat penting sebagai payung besar umat Islam.

“Begitu penting MUI sebagai payung besar, tempat berkumpulnya umat Islam dengan berbagai macam warnanya, mazhab fiqihnya, aliran pemikirannya.

Walaupun berbeda tetapi kita ada payung tempat kita bernaung,” ujar UAS, Jumat (7/8) malam.

Sebagai payung besar umat Islam, MUI sendiir pernah membantu UAS ketika ceramahnya tentang salib dipersoalkan sebagian masyarakat.

“Saya dalam menjalani perjalanan dakwah ini pernah dipukul ombak, maka saat itu MUI hadir mengklasirifikasi, hadir menolong, membantu,” katanya.

Bantuan MUI kala itu sangat berkesan dalam hidup UAS.

Karena itu, UAS akan menceritakannya kepada anak cucunya kelak tentang peran besar MUI dalam melindungi umat Islam.

“Saya akan ceritakan ke anak cucu saya bagaimana pernah MUI.

Oleh sebab itu, mari kita jaga MUI, mari kita sayangi MUI.

Mari kita jadikan MUI sebgaai rumah tempat kita bernaung, berhimpun,” katanya.

UAS mengatakan bahwa dirinya sudah biasa dibully dan dicaci maki dalam menjalankan dakwah Islam.

Sebagai manusia biasa, UAS pun merasakan emosi dan marah.

Namun, menurut dia, kemarahannya tidak sebesar ketika ada orang yang menyerukan untuk membubarkan institusi MUI.

Menurut UAS, sekarang orang yang ingin membubarkan MUI terebut telah ditangkap karena kasus narkoba. Menurut dia, begitu cepat hukuman Allah SWT terhadap orang tersebut.

Akhirnya, UAS pun memahami bahwa ketika ada orang yang menghina agama harus dilawan.

“Marah karena diri dihina tidak dilakukan nabi, nabi memaaafkan.

"Tapi kalau agama dihina, institusi kita dihina, wajib kita marah, wajib kita mengamuk, wajib kita berjihad. Jihad itu ada levelnya macam-macam,” jelasnya.

Oleh sebab itu, tambah dia, sangat penting untuk membela MUI sebagai simbol pesatuan umat Islam.

Di Milad MUI ke-45 ini, UAS pun berharap para tokoh dan ulama di MUI bisa tetap eksis untuk membentengi perjuangan umat Islam.

“Selamat Milad MUI, seluruh pegurus selalu diberkahi Allah. Ini salah satu benteng perjuangan kita,” kata dia. (*)

Artikel ini telah di republika.co.id dengan judul " UAS: Yang Ingin MUI Bubar Justru Masuk Bui Duluan" https://republika.co.id/berita/qepb4i320/uas-yang-ingin-mui-bubar-justru-masuk-bui-duluan