Tak Baik Gunakan Hand Sanitizer secara Berlebihan, Ternyata Ini Dampak Buruknya

Pada era pandemi Covid-19, hand sanitizer jadi salah satu barang yang penting ada di tas Anda.

Tak Baik Gunakan Hand Sanitizer secara Berlebihan, Ternyata Ini Dampak Buruknya
ilustrasi/ ayobogor.com

RUBRIK.ID - Berita Nasional yang dikutip RUBRIK.ID tentang dampak burukl penggunaan hand sanitizer berlebihan.

Pada era pandemi Covid-19, hand sanitizer jadi salah satu barang yang penting ada di tas Anda.

Cairan antiseptik ini bisa jadi alternatif pengganti air mengalir dan sabun untuk memastikan kebersihan tangan Anda.

Seperti masker, hand sanitizer bahkan sempat langka pada awal-awal wabah virus corona berjangkit di Indonesia.

Tapi kini, hand sanitizer sudah lebih mudah didapat dan jadi barang wajib setiap kali bepergian.

Kandungan alkohol setidaknya 60 persen mampu memecah dinding bakteri juga virus dan, menghambat perkembangannya.

Namun di balik keunggulan tersebut, sebenarnya terlalu sering menggunakan hand sanitizer justru bisa menimbulkan dampak buruk.

Tangan Anda bisa kering, bahkan yang terburuk, ancaman buat sistem imun tubuh.

Berikut dampak buruk jika Anda berlebihan memakai hand sanitizer.

1. Rentan terkena diare
Mikrobiome atau ekosistem mikroorganisme termasuk bakteri, jamur dan virus hidup di tubuh termasuk di usus, mulut, hidung dan kulit.

Mereka memainkan peran untuk menjaga kesehatan tubuh, mencegah infeksi dan melawan bakteri jahat.

Hand sanitizer mampu membunuh semua jenis bakteri termasuk yang baik sekalipun.

"Saat Anda membunuh koloni bakteri baik di tangan, ini juga bisa merusak mikrobiome usus, yang mana memberi makan bakteri pada kulit. Perubahan mikrobiome seperti ini bisa melemahkan sistem imun," kata Mahboobeh Mahdavina, profesor rekanan bagian alergi dan imunologi di Rush University mengutip dari Livestrong.

Lama-kelamaan, Anda bisa sensitif terhadap bakteri yang bisa mengiritasi usus dan menimbulkan masalah pencernaan.

Namun Mahdavina mengatakan hal ini bisa diatasi dengan memberikan asupan bakteri baik pada tubuh dengan konsumsi yogurt, asupan probiotik dan menghabiskan waktu di alam terbuka.

2. Tidak bisa atasi semua masalah
Hati-hati, hand sanitizer tidak bisa membunuh bakteri penyebab diare, Clostridium difficile (C.diff), norovirus dan Cryptosporidium. Selain itu, kotoran yang terlihat seperti debu, partikel tanah tidak akan bersih hanya dengan menggunakan hand sanitizer. CDC menyebut hand sanitizer mungkin tidak bisa menghilangkan zat kimia berbahaya seperti pestisida.

"Saya merekomendasikan penggunaan hand sanitizer hanya di rumah sakit atau lingkungan medis, atau sebagai selingan dengan cuci tangan," kata Soma Mandal, internis di Summit Medical Group Berkeley Heights, New Jersey, AS.

3. Kulit kering
Hand sanitizer bisa mengubah kulit tangan Anda menjadi kering.

Mahdavinia mengatakan kandungan alkohol bisa mengikis kelembapan kulit.

Penggunaan berlebih bisa mengakibatkan kekeringan, kulit pecah bahkan eksim khususnya pada anak yang kulitnya sangat sensitif.

Mandal mengatakan hand sanitizer bisa lebih merusak kulit daripada air dan sabun.

Alkohol bisa mengakibatkan iritasi sehingga kulit rentan infeksi.

"Sebaiknya aplikasikan pelembap setelah memakai hand sanitizer untuk mengunci kelembapan pada kulit," Mahdavinia menyarankan.

4. Ganggu perkembangan sistem imun anak
Tahun pertama kehidupan anak merupakan masa emas untuk pembentukan sistem imun.

Tagline 'berani kotor itu baik' tampaknya pas untuk anak-anak sebab paparan bakteri dan patogen malah membantu sistem imun anak terbangun kuat.

Menurut FDA, lingkungan yang terlalu bersih malah tidak 'mendidik' sistem imun untuk menghadapi bakteri dan patogen.

Meski demikian, bukan berarti Anda tidak menerapkan pola hidup bersih.

"Jika Anda mendorong keranjang belanja, Anda perlu membersihkan tangan sebelum menyentuh anak, tapi jika memungkinkan lebih baik cuci tangan daripada pakai hand sanitizer. Karena mikrobiome anak masih berkembang, menyentuh mereka saat tangan berlapis alkohol atau sisa Lysol akan membunuh bakteri baik pada kulit mereka," jelas Mahdavinia. (*)

Artikel ini telah tayang di cnnindonesia.com dengan judul "Dampak Buruk Penggunaan Hand Sanitizer secara Berlebihan", https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200805201540-255-532622/dampak-buruk-penggunaan-hand-sanitizer-secara-berlebihan