Tahap Seleksi JPTP di Lingkungan Pemprov Kaltim, 71 Pelamar Siap Bertarung Rebut 12 Posisi

Adapun 71 peserta dalam perminggunya terhitung sejak 24-25 Agustus dibagi tiga batch, dimana setiap batchnya diikuti kurang lebih 24 orang

Tahap Seleksi JPTP di Lingkungan Pemprov Kaltim, 71 Pelamar Siap Bertarung Rebut 12 Posisi
Kantor Gubernur Kalimantan Timur/berauterkini.id

RUBRIK.ID, SAMARINDA - Tahapan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemprov Kaltim berlanjut.

Kini masuk pada tahap tes kompetensi (assessment) yang dilaksanakan di Kantor UPT Penilaian Kompetensi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim Jalan Kartini, Samarinda, Senin (24/8/2020).

Kepala BKD Kaltim Diddy Rusdiansyah mengatakan peserta tes assessment ini telah melewati tahap seleksi administrasi, tes kesehatan/kejiwaan dan penulisan makalah.

Hingga, terjaring 71 orang pelamar dari berbagai daerah untuk bersaing mengisi 12 posisi JPTP.

"Mudah-mudahan kegiatan ini sukses dan sesuai jadwal. Ini tentu menjadi bahan rujukan untuk mengikuti tahapan tes wawancara, Alhamdulillah, semua protokol kesehatan dapat kita jalankan dengan baik," ujar Diddy. 

Adapun 71 peserta dalam perminggunya terhitung sejak 24-25 Agustus dibagi tiga batch, dimana setiap batchnya diikuti kurang lebih 24 orang.

"Batch pertama, pada 24-25 Agustus (24 orang), minggu depannya lagi batch kedua pada 7 September (24 orang) , dan seterusnya batch ketiga. Dijadwalkan, karena kami perlu waktu untuk melakukan scoring," tambah Diddy Rusdiansyah didampingi Kepala UPT Penilaian Kompetensi BKD Kaltim Yuli Fitriyanti.

Sementara itu, kalangan dewan di DPRD Kaltim juga beri respon akan seleksi jabatan di lingkungan Pemprov Kaltim itu. 

Syafruddin, anggota dewan asal Partai Kebangkitan Bangsa sampaikan bahwa pihaknya akan terus kawal proses seleksi itu. 

"Fraksi PKB DPRD Kaltim akan terus mengawal proses seleksi lelang jabatan di lingkungan Pemprov Kaltim. Kami benar-benar ingin melaksanakan fungsi pengawasan dewan dan kami tidak mau lagi ada proses yang tidak transparan di lingkungan provinsi Kaltim," ujarnya. 

Dilanjutkan Udin, sapaannya hal-hal yang tidak transparan haruslah tak ada sama sekali.

"Karena itu, untuk cegah hal itu, saya juga mewakili fraksi PKB akan benar-benar lakukan kontrol proses sampai akhir.  Harapan kami, agar mereka yang nantinya duduk di eselon II dan mengisi pos-pos jabatan yang strategis adalah orang-pilihan pilihan yg di seleksi secara ketat dan mampu melaksanakan tugasnya secara profesional. Selain itu juga harus mampu memberikan pelayanan yang baik kepada rakyat serta bisa membantu gubernur dalam mengimplementasikan program gubernur yang tertuang dalam RPJMD pemerintahan provinsi Kaltim," ujarnya. 

Sebagai informasi, sesuai surat nomor: 005/Pansel-JPT Kaltim/VIII/2020, JPTP Pemprov Kaltim untuk jabatan eksakta yang dilamar yakni, Inspektur, Kadis ESDM, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kadis Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kadis PU Pera, Wakil Direktur Pelayanan RSUD AWS dan Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD AWS Samarinda. 

Sedangkan jabatan non eksakta, Kadis Komunikasi dan Informatika, Kepala Badan Kesbangpol, Karo Umum, Karo Kesra dan Karo Organisasi Setdaprov Kaltim. (*)