Sulit Dapat Anggaran Gegara Pengurus Tak Serahkan LPJ, NPC Mengadu Ke DPRD Kaltim

Sulit Dapat Anggaran Gegara Pengurus Tak Serahkan LPJ, NPC Mengadu Ke DPRD Kaltim
Sulit Dapat Anggaran Gegara Pengurus Tak Serahkan LPJ, NPC Mengadu Ke DPRD Kaltim
SAMARINDA ? Pertemuan dilakukan Komisi IV DPRD Kaltim dengan pengurus dari National Paralympic Commite ( NPC ) Kaltim, Rabu (20/11/2019) lalu.\n\nPertemuan itu dilakukan di ruang rapat Komisi IV DPRD Kaltim.\n\nPenyampaian aspirasi jadi agenda NPC Kaltim. Dalam hal ini aspirasi terkait sulitnya mendapatkan anggaran untuk mengikuti Peparnas ( Pekan Paralimpik Nasional ) yang digelar setelah PON 2020 Papua.\n\nPasalnya, kesulitan mendapatkan anggaran ini karena pengurus yang lama belum menyerahkan Laporan Pertanggungjawaban ( LPJ ) kepada Dispora Kaltim.\n\nSehingga di kepengurusan yang baru sulit mendapatkan anggaran.\n\n?Iya selama ini kita sulit dapat anggaran, karena pengurus sebelumnya tidak menyerahkan LPJ,? kata Suharyanto, Ketua NPC Kaltim.\n\n[caption id="attachment_8074" align="alignleft" width="300"] Logo DPRD Kaltim[/caption]\n\nImbasnya, Suharyanto pun harus membuat surat rekomendasi dari kejaksaan terkait LPJ tersebut.\n\nSurat rekomendasi itu untuk menerangkan bahwa kepengurusan yang baru tidak bertanggungjawab untuk LPJ yang lama.\n\nTerkait hal itu, Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Yaqub akan berusaha mengawal dan menampung apa yang selama ini terjadi di NPC.\n\nDia pun berharap Gubernur Kaltim bisa memperhatikan atlet difabel agar mudah dalam berprestasi.\n\n?Kunci prestasi baik, kalau pengurus baik, pelatih baik, atlet loyal maka melahirkan prestasi yang bagus,? ucap Rusman Yaqub.\n\nDiketahui, tak adanya penyerahan LPJ tak lepas dari kasus yang menaungi NPC beberapa tahun lalu.\n\nAda 8 tersangka dugaan korupsi dana hibah Pemprov Kaltim ke National Paralympic Committe (NPC) ? Pengurus Olahraga Penyandang Disabilitas Indonesia Provinsi Kaltim 2012 lalu dengan total sebesar Rp18 miliar.\n\nBeberapa dari tersangka tersebut, diantaranya adalah pengurus dari NPC yang hingga kini belum lakukan penyerahan LPJ. (Adv)