Staf Kampus Unmul Terkonfirmasi Covid-19, Samarinda Jadi Daerah Penambahan Kasus Corona Terbanyak 

Wakil Ketua rektor II Bidang Umum Sumber Daya Manusia dan Keuangan H Abdunnur melalui rilis yang dibuat Senin (24/8/2020) sore mengatakan, saat ini pihak kampus tetap melanjutkan kegiatan di rumah (WFH).

Staf Kampus Unmul Terkonfirmasi Covid-19, Samarinda Jadi Daerah Penambahan Kasus Corona Terbanyak 
Ilustrasi Covid-19

RUBRIK.ID, SAMARINDA –  Adanya staf kampus yang terkonfirmasi positif Virus Corona atau covid-19, membuat pihak Universitas Mulawarman Samarinda belum melakukan kegiatan tatap muka. 

Wakil Ketua rektor II Bidang Umum Sumber Daya Manusia dan Keuangan H Abdunnur melalui rilis yang dibuat Senin (24/8/2020) sore mengatakan, saat ini pihak kampus tetap melanjutkan kegiatan di rumah (WFH).

Keempat orang yang dinyatakan positif itu merupakan beberapa hasil tes rapid dan swab di klinik Unmul. 

Sedangkan satu staf protokol rektorat dan satu staf humas rektorat dinyatakan positif covid-19.

"Semua yang positif staf/pegawai sudah melakukan proses pemulihan dan isolasi mandiri sesuai protokol kesehatan dan arahan tim satgas covid-19  Unmul," ucapnya.

Melihat hal tersebut membuat pihak kampus belum membolehkan kegiatan tatap muka selama beberapa hari kedepannya. 

Jika memang ada kegiatan mendesak masih diperbolehkan masuk ke dalam area kampus.

"Kebijakan Unmul tetap WFH untuk bekerja dan memberikan pelayanan sesuai SE Rektor sebelumnya dan tidal diperkenankan work from office (WFO), atau masuk kampus kecuali pelaksanaan pelayanan yang sangat penting atau mendesak dan harus mendpatkan izin dari Rektor," ucapnya. 

Sementara itu, untuk perkembangan virus Corona di Kalimantan Timur, Samarinda menjadi daerah penambahan terbanyak dengan 23 kasus.

Diketahui, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bertambah 44 kasus terkonfirmasi covid-19 atau virus Corona, Senin (24/8/2020).

Hal ini disampaikan langsung oleh Andi Muhammad Ishak juru bicara tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kalimantan Timur.

Penambahan tersebut di antaranya yaitu dari Penajam Paser Utara ada 20 kasus, kemudian di Samarinda ada 23 kasus, terakhir dari Kutai Timur 1 Kasus.

"Sehingga total keseluruhan berjumlah 3.145 kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kalimantan Timur," ucap Andi.  (*)