SOP Tak Jelas, Mahasiswa Demo di Rektorat IAIN Samarinda

SOP Tak Jelas, Mahasiswa Demo di Rektorat IAIN Samarinda
SOP Tak Jelas, Mahasiswa Demo di Rektorat IAIN Samarinda
RUBRIK.ID, SAMARINDA - Aksi demo turut berlangsung di perayaan HUT ke 74 RI di Samarinda.\n\nKejadian aksi massa itu terjadi di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda.\n\nUsai pelaksanaan HUT, mahasis lakukan orasi dan membawa spanduk besar di Rektorat IAIN Samarinda, di Jalan H.A.M Rifaddin.\n\nMahasiswa tersebut mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Peduli Kampus (AMPK).\n\nMereka orasi menolak kebijakan adanya privatisasi fasilitas kampus berupa Auditorium.\n\nMereka khawatir ketiadaan standar operasional prosedur (SOP) yang jelas, berpotensi menggeser peruntukan gedung ke pihak luar di luar civitas akademik.\n\nPadahal, disampaikan Ketua BEM IAIN Zainal Mustofa, pembangunan gedung itu dana sumber dana keuangan negara (SBSN). Artinya peruntukan kepentingan proses civitas akademika adalah yang prioritas.\n\n"Faktanya IAIN Samarinda tidak memprioritaskan kegiatan kampus yaitu, PBAK (pengenalan budaya akademik dan kemahasiswaan) yang di mana kegiatan tersebut merupakan agenda nasional," ujarnya Sabtu (17/8/2019).\n\nMahasiswa juga menolak adanya penggunaan gedung oleh salah satu perusahaan tambang batu bara yang menyelipkan acara dangdutan hari ini.\n\nApalagi, di saat bersamaan, mereka membutuhkan lokasi luas  menampung seribuan mahasiswa untuk pertemuan persiapan sebelum pelaksanaan PBAK 19 Agustus nanti.\n\nWakil Dekan III, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Samarinda, Zamroni, menyampaikan, mediasi sudah dijalankan mahasiswa dan Rektorat hari itu juga.\n\nHasil mediasi memutuskan akan ada pembahasan Standar Operasional Prosedur (SOP) melibatkan mahasiswa dan kampus penggunaan fasilitas kampus.\n\n"Nanti kita bahas bersama SOP terkait penggunaan fasilitas kampus terutama auditorium," ucapnya. (*)