Soal Netralitas ASN, Wakil Ketua DPRD Bontang: Agak Susah ASN Netral

Soal Netralitas ASN, Wakil Ketua DPRD Bontang: Agak Susah ASN Netral
RUBRIK.ID, BONTANG - Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris mengatakan netralitas aparatur sipil negara (ASN) dalam kontestasi politik disebut abstrak.\n\n"Menurut saya, netralitas ASN ini tentu sangat abstrak. Ya mereka juga bagian dari masyarakat kota Bontang yang memiliki hak pilih," katanya.\n\nDisampaikan Agus, tidak satu dua kali di beberapa momen kontestasi politik, Komisi ASN menegur pegawai pemerintahan yang diduga melanggar netralitas ASN.\n\nTidak bisa dipungkiri, ketika dilapangan pun masih ditemui ASN tidak dapat menjaga jarak dengan pimpinan atau kepala daerah yang termasuk dalam jabatan politik.\n\n"Agak susah ASN ini netral, karena mereka pasti memilih. Saya tak katakan mereka memihak, tapi karena memang mereka punya hak memilih," ujarnya.\n\nDi samping itu, Agus mengimbau kepada ASN untuk tidak secara terang-terangan mendukung salah satu kandidat calon kepala daerah yang maju di pilkada nantinya.\n\n"Sesuai dengan undang-undang dan peraturan komisi pemilihan umum, ASN dilarang untuk berafiliasi. Kalau berdiskusi itu tidak bisa dibatasi karena pasti akan berurusan. Kalau memilih ya silahkan, kalau terbuka mendukung kandidat pasti ada sanksinya," sebutnya.\n\nSebanyak 9 kabupaten/kota di Kalimantan Timur akan melangsungkan Pilkada pada September mendatang, seluruh pemerintah daerah maupun legislatif mengingatkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjaga netralitasnya. (advertorial)