Soal Kesulitan Penyandang Disabilitas di Pendaftaran CPNS, Wakil Ketua Komisi IV Beri Respon

Soal Kesulitan Penyandang Disabilitas di Pendaftaran CPNS, Wakil Ketua Komisi IV Beri Respon
Soal Kesulitan Penyandang Disabilitas di Pendaftaran CPNS, Wakil Ketua Komisi IV Beri Respon
RUBRIK.ID, SAMARINDA - Anggota Dewan di Karang Paci turut merespon terkait persoalan penyandang disabilitas yang kesulitan dalam akses tes CPNS.\n\nSebagai informasi, penyandang disabilitas dapati masalah untuk  mendapat form atau surat keterangan penyandang disabilitas dari rumah sakit maupun puskesmas.\n\nAlasan rumah sakit maupun puskesmas tidak dapat mengeluarkan form tersebut, karena tidak tersedianya format surat keterangan penyandang disabilitas.\n\nTerkait hal itu, Salehuddin, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim menyampaikan, Perda No 1 Tahun 2019, menyebut hak penyandang disabilitas harus dipenuhi.\n\nMengacu perda tersebut seharusnya para penyandang disabilitas tidak kesusahan dalam mengurus form atau surat keterangan yang dimaksud.\n\n"Ada yang salah, atau ada yang kurang maksimal mungkin, sehingga penyandang disabilitas tidak bisa mengurus surat keterangan tersebut," kata Salehuddin.\n\n\n\nMantan Ketua DPRD Kukar ini menjelaskan perlu ada evaluasi terhadap sistem yang ada di rumah sakit maupun di puskesmas, sehingga bisa memberikan layanan yang baik kepada penyandang disabilitas.\n\n"Saya pikir ini harus ada proses evaluasi terkait bagaimana proses pemenuhan hak penyandang disabilitas itu. Proses sosialisasi dan pendampingan itu harus dilakukan," katanya.\n\nSalehuddin meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Sosial Kaltim, dinas kesehatan, dan dinas pendidikan, dapat melakukan pendampingan kepada penyandang disabilitas, agar kejadian serupa tidak berulang di kemudian hari.\n\n"Ini perlu dievaluasi, kenapa kok tidak ada sama sekali. Mungkin proses legalisasinya kurang. Harusnya rumah sakit dan puskesmas pro aktif, karena penyandang disabilitas memiliki ketidakmampuan dalam hal tertentu, sehingga dapat diperhatikan," ucapnya. (advertorial)