Soal Anggaran Dana Covid-19, Anggota Dewan Ingin Pemprov Berikan Transparansi

Soal Anggaran Dana Covid-19, Anggota Dewan Ingin Pemprov Berikan Transparansi
Nidya Listiyono, anggota DPRD Kaltim

RUBRIK.ID, SAMARINDA – Persoalan dana Covid-19 ikut jadi perhatian pihak DPRD Kaltim.

Diinformasikan sebelumnya bahwa Pemprov Kaltim melalui Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi, sampaikan anggaran Covid-19 sudah terserap hamper 50 persen.

Rincian serapan itu berasal dari berbagai alokasi, seperti gaji tenaga kesehatan, pembiayaan perawatan pasien Covid-19, serta pelaksanaan vaksinasi.

Terkait hal itu, dewan di DPRD Kaltim, yakni anggota Komisi III, pertanyakan transparansi anggaran Covid-19.

Hal ini juga karena pada rapat paripurna sebelumnya, Pemprov  tak jelaskan berapa jumlah besaran anggaran yang terserap selama satu tahun terakhir.

Ia pun sampaikan agar pemerintah lebih terbuka terhadap anggaran serapan Covid-19 ke publik.

"Saya ingin menanyakan dana Covid-19 yang sudah dianggarkan tahun lalu. Jadi mungkin sekiranya bisa disampaikan melalui pers rills atau apapun itu terkait penyerapan anggaran Covid-19," kata Nidya Listiyono, Jumat lalu.

Di pihak eksekutif, Hadi Mulyadi sebut bahwa dana vaksin Covid-19

"Dana vaksin Covid-19 itu sudah terserap sekitar 49 persen," kata Hadi Mulyadi, Jumat (2/4/2021).

Selain pelaksanaan vaksinasi Covid-19, anggaran terserap di sektor gaji dan tunjangan tenaga medis.

Penyerapan anggaran tersebut tersalurkan seperti dana insentif dan lain sebagainya. (advertorial)