Seorang Polisi DItawarkan Seks oleh Demonstran AS Jika Bersedia Mundur, Begini Jawabannya

Seorang Polisi DItawarkan Seks oleh Demonstran AS Jika Bersedia Mundur, Begini Jawabannya
RUBRIK.ID - Berita Mancanegara yang dikutip RUBRIK.ID tentang salah seorang oknum polisi yang ditawarkan seks oleh demonstran nakal Amerika Serikat jika bersedia untuk mundur dalam pekerjaannya.\n\nDalam aksi ricuh yang sedang terjadi di Amerika Serikat, seorang demonstran nakal beri penawaran pada setiap oknum polisi yang bersedia mundur dari pekerjaannya dengan berhubungan seks.\n\nDi tengah pekerjaan para polisi yang sedang menghadapi para pengunjuk rasa yang menuntut keadilan atas kematian pria kulit hitam George Floyd, demonstran nakal itu secara langsung memberikan penawaran berhubungan seks  tersebut.\n\nIdentitas pengunjuk rasa perempuan di New York City ini belum terungkap.\n\nNamun, video aksinya sudah menyebar luas di media sosial sejak Kamis (4/6/2020).\n\nhttps://www.youtube.com/watch?reload=9&v=bhL90pHw19k\n\n"Tawaran bagus ini sampai akhir malam," kata sang demonstran sambil berjalan di hadapan barisan polisi berseragam dengan alat pelindung diri.\n\n"Letakkan sendiri senjata sialan Anda, letakkan lencana militer Anda, jadilah manusia," lanjut dia, seperti diberitakan New Zealand Herald.\n\n"Saya punya kartu nama," katanya lagi.\n\nSalah satu polisi yang didekati mengatakan kepadanya; "Saya sudah menikah, maaf"\n\n"Apakah Anda pikir polisi yang sudah menikah tidak melihat pelacur? Anda semua mencintai pelacur," balas demonstran perempuan itu.\n\n"Jika Anda berhenti hari ini, saya akan meniduri Anda dengan sesuka hati. Dan saya juga baik-baik saja," imbuh dia.\n\nMenurut laporan New Zeland Herald, rekaman video itu di-posting di Twitter dan telah ditonton lebih dari seperempat juta kali.\n\nSeperti diberitakan sebelumnya, pria kulit hitam bernama George Floyd tewas tak lama setelah lehernya dicekik polisi kulit putih dengan lututnya di kota Minneapolis, Minnesota, pada 25 Mei 2020.\n\nDia awalnya ditangkap empat polisi atas tuduhan membeli rokok di sebuah toko dengan uang kertas palsu.\n\nDalam video yang memicu kemarahan publik AS, Floyd terlihat tersungkur di tanah di dekat sebuah mobil. Dalam kondisi tangannya diborgol, leher Floyd dicekik dengan lutut seorang polisi bernama Derek Chauvin. Floyd sempat mengucapkan kalimat terakhir;\n\n"Saya tidak bisa bernapas" sebelum akhirnya dinyatakan tewas setelah dibawa ke rumah sakit.\n\nEmpat petugas polisi yang terlibat dalam kejadian itu telah dipecat. Mereka juga didakwa di pengadilan.\n\nNamun, tindakan hukum terhadap empat polisi itu belum meredam kemarahan publik Amerika.\n\nDemo yang diwarnai kerusuhan masih berlanjut di beberapa wilayah di negara tersebut. (*)\n\n \n\nArtikel ini telah tayang di sindonews.com dengan judul "Demonstran Nakal AS Tawarkan Seks pada Polisi yang Bersedia Mundur"