Selain Amerika Serikat, Ini Negara yang Berjuang Lawan Serangan Gelombang Kedua Covid-19

Berikut negara-negara di dunia yang sedang berjuang melawan serangan gelombang kedua Covid-19, termasuk Amerika Serikat.

Selain Amerika Serikat, Ini Negara yang Berjuang Lawan Serangan Gelombang Kedua Covid-19
Foto: Scientific American

RUBRIK.ID - Berita Internasional disajikan RUBRIK.ID tentang negara-negara di dunia yang sedang berjuang melawan serangan gelombang kedua Covid-19, termasuk Amerika Serikat.

Serangan gelombang kedua virus corona telah menghantui banyak negara di dunia, termasuk Amerika Serikat.

Rata-rata negara di dunia telah melonggarkan pembatasan dan mencabut lockdown sebelum gelombang kedua virus corona menyerang.

Alhasil kasus Covid-19 meningkat akibat langkah keliru yang diterapkan sejumlah negara dalam memerangi gelombang kedua virus corona.

Akhirnya kini mereka kembali memberlakukan lockdown, menutup perbatasan, dan menutup sekolah dan tempat wisata, hingga menjatuhkan sanksi hukuman bagi mereka yang melanggar aturan pencegahan.

Berikut 3 negara yang kembali membuat aturan ketat akibat kembali meningkatnya jumlah kasus infeksi corona dan jumlah kematian.

1. India

Pemerintah india kembali memberlakukan lockdown di beberapa negara bagian. Total kasus positif Covid-19 di India telah melampaui angka satu juta.

India sekarang memiliki jumlah kasus terkonfirmasi ketiga tertinggi, di belakang Amerika Serijat yang mendekati 3,5 juta dan 1,97 juta kasus Brasil.

Meskipun tingkat pemulihan hampir 63,4%, tingkat uji positif kumulatif India kini mencapai hampir 8% dan terus meningkat, menunjukkan bahwa pengujian yang lebih tinggi akan terus menambah kasus konfirmasi positif Covid-19.

Lockdown di India akan berlangsung dua pekan yang dimulai sejak Kamis, diberlakukan di negara bagian Bihar dan kota Bangalore.

Klik Berita Terkait:

India Terapkan Kebijakan Lockdown, Kekacauan Malah Terjadi

Mafia Kartel Narkoba Kolombia Turun Tangan Lawan Covid-19, Bunuh Masyarakat yang Tak Patuh Lockdown

Untuk Pertama Kalinya Obat Virus Corona Ditemukan, Klaim Rusia Soal Koronavir, Ampuh Lawan Covid-19?

2. Kanada

Pemerintah Kanada akan memberikan bantuan ke 13 provinsi sebesar lebih dari US$ 14 miliar untuk membantu memulai kembali perekonomian setelah beberapa bulan lockdown karena pandemi Covid-19.

PM Justin Trudeau mengatakan dalam konferensi pers, akan mengurus "hal-hal yang benar-benar penting bagi warga Kanada," termasuk mempersiapkan kemungkinan gelombang kedua virus corona .

Hal itu termasuk pelacakan kontak, menyediakan peralatan pelindung bagi para pekerja, membantu pemerintah kota yang berjuang membayar biaya operasi, membantu operator transit lokal, ruang aman untuk penitipan anak, dan meningkatkan perawatan jangka panjang untuk lansia.

3. Amerika Serikat

Amerika Serikat memecahkan rekor harian untuk infeksi virus corona pada Kamis, 16 Juli 2020,

Hal tersebut berdasarkan total lebih dari 77.000 kasus baru Covid-19 dan angka kematian dalam 24 jam sebesar 969 kematian.

Daerah-daerah yang paling parah adalah Texas dan Arizona yang kehabisan tempat untuk menyimpan mayat ketika kamar mayat mereka penuh dan membawa pendingin dan truk berpendingin.

Sejauh ini Amerika Serikat telah melakukan pembatasan perjalanan tidak penting di perbatasan darat antara Amerika, Kanada dan Meksiko yang diperpanjang hingga 21 Agustus 2020.

Banyak sekolah mengadakan pembelajaran secara online.

Para pejabat juga berlomba lomba melakukan pembatasan di Chicago akibat pandemi corona.

Wali kota Lori Lightfoot mengatakan ia akan memutarbalikkan mobil dan memperketat pembatasan untuk mencegah penularan virus corona.

"Aku tidak hanya memutar balikan mobil, aku akan menendangmu keluar dan membuatmu berjalan pulang."

(*)

Artikel ini bersumber dari Tempo.co dengan judul "3 Negara Ini Bertarung Hadapi Gelombang Kedua Pandemi Corona", https://dunia.tempo.co/read/1366335/3-negara-ini-bertarung-hadapi-gelombang-kedua-pandemi-corona/full&view=ok.
Editor : Maria Rita Hasugian