Samarinda Heboh, Aksi Pencurian Celana Dalam Wanita Terekam Kamera Ponsel

Saat hendak beraksi, pelaku terpantau lebih dulu memeriksa keadaan sekitar dengan cara berkeliling untuk memastikan kondisi sepi

Samarinda Heboh, Aksi Pencurian Celana Dalam Wanita Terekam Kamera Ponsel
Hadi Mahfuzianur saat menunjukan lokasi pencurian celana dalam di seputar kediamannya yang meresahkan warga sekitar/HO

RUBRIK.ID, SAMARINDA - Jagat Maya Kota Tepian kembali dihebohkan dengan aksi pencurian celana dalam perempuan yang terekam oleh kamera ponsel hingga akhirnya viral.

Peristiwa amoral itu diketahui terjadi di Jalan Sultan Alimuddin, Gang H Salman RT 10, Kecamatan Sambutan pada Selasa (25/8/2020) pagi.

Dari video yang beredar, nampak pelakunya seorang pria mengenakan helm berwarna hitam, berjaket merah dan bercelana pendek.

Saat melakukan aksinya, pelaku mengendarai sepeda motor matic berwarna merah.

Saat hendak beraksi, pelaku terpantau lebih dulu memeriksa keadaan sekitar dengan cara berkeliling untuk memastikan kondisi sepi.

Sembari berpura-pura mengangkat telepon, tak lama kemudian pelaku mendekati jemuran dan langsung mengambil dua celana dalam.

Setelah berhasil mengambil celana dalam itu, pelaku sempat kembali ke atas kendaraannya. Namun selang beberapa detik, merasa situasi masih cukup aman, pelaku justru kembali lagi ke arah jemuran dan mengambil pakaian daster. 

Aksi pencurian itu terekam menjadi dua potongan video. Yang kemudian diunggah ke grup sosial media Facebook.

Hingga akhirnya viral. Media ini kemudian mendatangi lokasi kejadian dan berhasil menemui korban.

Dari informasi yang dihimpun, pelaku melancarkan aksinya itu pada Selasa pagi sekitar pukul 07.00 Wita. 

"Waktu kejadian dirumah cuman ada anak-anak. Saya sama istri lagi ke pasar waktu itu," ungkap Hadi Mahfuzianur (35) suami dari perempuan yang pakaiannya di curi saat dikonfirmasi, Rabu (26/8/2020).

Lanjut Hadi, kejadian tersebut berhasil direkam oleh anak dari tetangga mereka yang merasa curiga dengan gelagat pelaku. 

"Jadi ada pakaian dalam sama daster milik istri yang diambil. Video itu Anak-anak yang merekam, mungkin ngga berani teriak karena takut," ucapnya.

Hadi mengaku sangat kesal atas perbuatan pelaku yang nekat mengambil pakaian dalam di perkarangan rumahnya.

Meski nilaianya tak seberapa, namun menurut Hadi kejadian serupa kerap berulang dan terus meresahkan warga sekitar. 

Setelah mengetahui adanya aksi pencurian dikediamannya itu, sang istri langsung melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian. 

"Kata polisi perlu rekaman CCTV, tapi kami dan tetangga tidak punya CCTV. Belum tau lagi tindak lanjutnya bagaimana setelah ini. Ya berharapnya supaya tertangkap, kita ngga tau apa pelaku ini cuman mencuri celana dalam saja, atau bagaimana," bebernya. 

Bila dilihat dari ciri-ciri postur tubuh, ia memastikan kalau pelaku bukanlah warga  lingkungan sekitar.

Rencananya dia akan mengajukan kepada Ketua RT setempat, agar kembali digiatkan pos ronda. Untuk meminimalisir pelaku kejahatan bertidak lebih dari itu. 

"Kawasan ini sudah rawan, kemarin warga kami ada yang rumahnya mau dimasukin maling. Tapi malingnya berhasil kabur. Ya khawatirnya kalau dibiarkan, bisa berulang. Iya kalau hanya celana dalam, kalau barang berharga lainnya bagaimana," tandasnya.

Sementara itu, warga sekitar bernama Umi (44) mengaku khawatir setelah mengetahui secara langsung adanya aksi pencurian celana dalam perempuan yang terjadi di lingkungannya. 

"Ya memang taunya sudah banyak warga yang merasa kehilangan celana dalam. Cuman baru ini liat langsung dari video itu.

Khawatirnya digunakan buat hal-hal mistis," ungkapnya.

Dia berharap warga kembali melakukan kegiatan jaga malam dilingkungan kediamannya. Untuk menghindari tindak kriminal yang sudah beberapa kali terjadi pada malam hari.

"Sudah sering kemalingan warga di sini. Waktu itu sudah ada yang kemalingan. Saya lupa apa aja barang yang hilang. Ya baiknya memang ada lagi pos ronda malam-malam. Karena sudah meresahkan," pungkasnya. (*)