Saksi Sejarah Kemerdekaan RI, Mobil Hasil Curian yang Digunakan Soekarno

Rakyat merayakan Hari Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia hari ini Senin (17/8).

Saksi Sejarah Kemerdekaan RI, Mobil Hasil Curian yang Digunakan Soekarno
Mobil kelir hitam digunakan Presiden Soerkarno/ fastnlow.net

RUBRIK.ID - Berita Nasional yang dikutip RUBRIK.ID tentang saksi sejarah mobil hasil curian yang digunakan Soekarno.

Rakyat merayakan Hari Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia hari ini Senin (17/8).

Selama puluhan tahun Indonesia, banyak perubahan di berbagai sektor termasuk di industri otomotif dalam negeri.

Untuk diketahui, jauh sebelum kepopuleran mobil-mobil Jepang di Indonesia, ada merek mobil Amerika Serikat yang mudah ditemui di jalanan.

Mobil-mobil menjadi yang saksi sejarah kemerdekaan RI itu kini tersimpan di Museum Gedung Joang '45.

Pertama adalah Mobil Rep 1, yang merupakan mobil sedan hitam mewah di zamannya, yaitu tipe Buick seri 8. Mobil dikeluarkan Buick Motor Division dan rilis pada 1939 dengan kapasitas mesin 5.247 cc.

Mobil Rep 1 adalah mobil kepresidenan pertama yang dimiliki pemerintah Indonesia dan digunakan Soekarno dalam menjalankan tugas sebagai Presiden RI mulai 1945-1949.

Sejarah yang menyertai mobil ini pun menarik.

Mulanya, mobil ini dimiliki oleh Departemen Perhubungan Jepang, dan merupakan "barang curian", mengutip Antara, Senin (18/8).

Sahabat Soekarno, Sudiro, mendekati sopir mobil Rep 1 yang sedang beristirahat, dan merayu si sopir untuk memberikan kunci mobil kepadanya.

Sudiro lalu membawa mobil ke kediaman Soekarno di jalan Pegangsaan Timur No. 56, dan sejak itu digunakan untuk pelaksanaan tugasnya sebagai presiden.

Kedua adalah Mobil Rep 2. Mobil berwarna putih ini merupakan hasil keluaran DeSoto Cabriolet, dan merupakan mobil dinas Wakil Presiden Mohammad Hatta.

Mobil mewah ini dibuat pada 1938, yang awalnya adalah kepemilikan dari seorang pengusaha di Jakarta dan juga merupakan paman dari Mohammad Hatta itu sendiri.

Sang paman kemudian berpikir bahwa mobil itu cocok untuk dikendarai oleh keponakannya, yang merupakan Wakil Presiden Indonesia. Ia lalu memberikan mobil itu kepada Mohammad Hatta.

Terakhir, adalah Mobil Peristiwa Pemboman di Cikini, yang merupakan mobil hitam yang dikeluarkan Chrysler Crown Imperial.

Mobil ini merupakan mobil yang dipakai Presiden Soekarno saat mengantarkan sang putri, Megawati Soekarnoputri menuju sekolahnya di Perguruan Cikini.

Namun, tiba-tiba mobil tersebut dilempari bom oleh para warga yang kurang menyukai Presiden Soekarno, dan peristiwa ini dikenal sebagai Peristiwa Cikini. (*)

Artikel ini telah tayang di cnnindonesia.com dengan judul "Mengenang Mobil Hasil Curian yang Digunakan Soekarno", https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20200817131612-384-536508/mengenang-mobil-hasil-curian-yang-digunakan-soekarno