Ruko Terbakar di Samarinda Seberang, Balita Terjebak di Lantai 2

Menurut keterangan seorang saksi bernama Pieter, ketiga orang yang belum diketahui identitasnya itu berhasil menyelamatkan dirinya sesaat sebelum saksi berusia 34 tahun itu hendak melakukan pertolongan. 

Ruko Terbakar di Samarinda Seberang, Balita Terjebak di Lantai 2
FOTO : Peristiwa kebakaran subuh hari tadi yang sempat menawan tiga nyawa di tengah kobaran si jago merah/IST

RUBRIK.ID, SAMARINDA - Saat pagi hendak menyingsing, kobaran si jago merah terpantau melahap sebuah bangunan jenis ruko di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang, Rabu (12/8/2020) pukul 05.30 Wita.

Saat itu, api sempat mengepung seorang balita bersama dua orang dewasa yang berada di lantai dua bangunan berukuran 8x20 meter tersebut. 

Untung saja, saat itu ketiganya berhasil luput dari amukan si jago merah.

Menurut keterangan seorang saksi bernama Pieter, ketiga orang yang belum diketahui identitasnya itu berhasil menyelamatkan dirinya sesaat sebelum saksi berusia 34 tahun itu hendak melakukan pertolongan. 

"Pas saya tahu masih ada orang di atas (lantai dua ruko), saya langsung pulang dan ambil tangga," kata Pieter. 

"Pas kembali, mereka sudah turun. Untung saja masih bisa selamat," sambungnya. 

Lanjut Pieter, awal ia mengetahui kebekaran yang tak jauh dari kediamannya ketika mencium aroma asap yang mengepul dari ruko tersebut.

Tak lama berselang, dalam kondisi setengah sadar, Pieter dikejutkan denhan teriakan warga lainnya yang meminta pertolongan akibat amukan si jago merah. 

"Mungkin balitanya berusia 1,5 tahun," tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Posko 5 Disdamkar Samarinda, M. Fadli mengatakan pihaknya mendapatkan laporan kebakaran tersebut sekitar pukul 04.30 Wita dan langsung menuju ke lokasi kebakaran.

Tetapi setibanya di lokasi, petugas tak langsung melakukan upaya pemadaman, pasalnya lampu belum dilakukan pemadaman oleh pihak PLN.

"Kendala PLN saja yang lambat dipadamkan, sehingga tidak langsung dilakukan penyemprotan," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan untuk bangunan yang terbakar tersebut merupakan bangunan bertingkat untuk tempat usaha.

"Satu bangunan saja yang terbakar, tidak ada korban jiwa, kalau penyebab api belum bisa kami pastikan," pungkasnya. (*)