Riza Patria Kaji Usulan Hidupkan Dana Pokir di DPRD DKI yang Dihapus Ahok

Riza Patria Kaji Usulan Hidupkan Dana Pokir di DPRD DKI yang Dihapus Ahok
RUBIK.ID- Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan bakal mempertimbangkan usulan masuknya anggaran pokok pikiran (pokir) di DPRD DKI Jakarta.\n\nHal ini diungkapkan oleh Riza menjawab pertanyaan anggota DPRD lainnya saat bersilaturahmi dengan Partai Amanat Nasional (PAN) pagi tadi, Senin (3/2).\n\n"Kalau teman-teman tadi ada harapan pokir, saya pribadi tidak keberatan apalagi bapak tadi menjelaskan sudah ada undang undangnya," kata Riza di DPRD DKI Jakarta.\n\nDijelaskan Riza memang persepktif pokir di mata masyarakat tidak terlalu ditanggapi positif. Padahal menurutnya pokir adalah salah satu jalan agar aspirasi masyatakat bisa dengan cepat ditindaklanjuti.\n\nKarena itu, Riza menyatakan penerapan pokir bisa dilakukan tergantung cara DPRD DKI bisa meyakinkan kembali masyarakat dan aparat penegak hukum. Terutama soal sentimen negatif pokir dengan anggaran yang tinggi.\n\n"Jadi kembali ke kita bagaimana bisa kita meyakinkan provinsi DPRD, penegak hukum dan masyarakat, pokir itu betul-betul sesuai aspirasi," ujar dia.\n\n"Saya kira ini juga perlu. Mudah-mudahan kehadiran Wagub ke depan bisa mempererat silaturahmi DPRD DKI terkait harapan keluhan warga Jakarta," lanjut dia.\n\nDiketahui anggaran pokir menjadi sorotan saat Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mencoret anggaran pokir di RAPBD 2015 sekitar Rp8,8 triliun.\n\nSaat itu, Ahok mencoret anggaran tersebut dengan tulisan 'Pemahaman nenek Lu'. Menurut Ahok saat itu, anggaran pokir tidak efisien dan tidak substansial.\n\nDiketahui Riza saat ini bersaing dengan Nurmansyah Lubis dari PKS untuk menjadi Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta. Dalam waktu dekat, DPRD DKI Jakarta akan melaksanakan Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) untuk mengesahkan tata tertib.\n\nKemudian, akan dipilih panitia pemilihan (panlih) untuk memverifikasi para cawagub. Rencananya pertengahan Februari 2020 akan dimulai pemilihan di DPRD DKI. Pemilihan akan dilakukan langsung oleh anggota DPRD DKI Jakarta.\n\nFit and Proper Test\n\nRiza hari ini melakukan sowan ke sejumlah partai di DPRD DKI, beberapa di antaranya ialah Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) serta Partai Solidaritas Indonesia (PSI).\n\nDalam pertemuannya, Riza menyatakan siap melakukan uji kepatutan dan kelayakan jika nanti benar diselenggarakan oleh Panita Pemilihan (Panlih) Cawagub DKI.\n\n"Soal fit and proper test saya siap meskipun Pak Taufik bilang ya tidak perlu lagi. Tapi saya kira itu bisa dilaksanakan," kata Riza.\n\nMenurut Riza zaman sekarang adalah zaman keterbukaan yang masyarakat bisa mencari sendiri rekam jejak pemimpinnya. Sehingga tanpa fit and proper pun harusnya masyarakat bisa menilai pemimpinnya.\n\n"Sudah zaman keterbukaan masing-masing calon sudah sangat dikenal dari rekam jejak. Saya juga sudah pernah jadi anggota DPR sudah dua periode juga," ungkap dia.\n\nBerbeda dengan Riza, calon wakil gubernur dari PKS Nurmansyah Lubis juga mengatakan siap untuk menjalani debat kandidat dalam pemilihan calon Wakil Gubernur DKI Jakarta.\n\nNurmansyah mengatakan debat kandidat dilakukan agar publik tahu kompetensi masing-masing Cawagub.\n\n"Kita siap dan dukung. Meski yang memilih kan DPRD. Tapin publik harus tahu, kira-kira Bang Anca bisa enggak review APBD. Oprek habis deh," kata Nurmansyah di DPRD DKI Jakarta, Rabu (29/1).\n\nTak hanya debat kandidat, Nurmansyah juga mengaku setuju jika nantinya diadakan fit and proper test. Dari uji kepatutan itu bisa dilihat sejauh mana Cawagub mengenal dan bisa memimpin Jakarta.\n\n"Publik kan harus tahu kualitas talenta Wagub yang dipilih. Setidaknya fit and proper tes perlu lah," lanjut dia.\n\nSebelumnya Fraksi Partai Solidaritas Indonesia meminta agar ada debat kandidat terbuka bagi calon wakil gubernur. Sementara Ketua DPD Gerindra DKI M Taufik sempat menuturkan tidak ada uji kepatutan dan kelayakan.\n\n"Sudah jago-jago semua mereka," ujar Taufik.\n\nDalam waktu dekat, DPRD DKI Jakarta akan melaksanakan Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) untuk mengesahkan tata tertib. Kemudian, akan dipilih panitia pemilihan (panlih) untuk memverifikasi para cawagub.\n\nRencananya pertengahan Februari 2020 akan dimulai pemilihan di DPRD DKI. Pemilihan akan dilakukan langsung oleh anggota DPRD DKI Jakarta. (*)\n\nArtikel ini telah tayang di CNN Indonesia dengan judul "Riza Patria Kaji Usul Hidupkan Dana Pokir yang Dihapus Ahok" https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200203205721-32-471324/riza-patria-kaji-usul-hidupkan-dana-pokir-yang-dihapus-ahok