Resmi Jadi Wakil Joe Biden di Pilpres AS, Ini PR Kamala Harris Jika Terpilih Wapres Amerika Serikat

Resmi Jadi Wakil Joe Biden di Pilpres AS, Ini PR Kamala Harris Jika Terpilih Wapres Amerika Serikat
Calon Wapres Amerika Serikat, Kamala Harris (Fox news)

RUBRIK.ID - Berikut ini berita Internasional yang disajikan RUBRIK.ID tentang Kamala Harris resmi menjadi wakil Joe Biden pad Pilpres AS mendatang, ini PR jika terpilih sebagai Wapres Amerika Serikat.

Akhirnya kompetitor Donald Trump di Pilpres AS, Joe Biden resmi menunjuk Kamala Harris sebagai wakilnya.

Kamala Harris akan mememiliki peran besar dalam kegiatan luar angkasa Amerika Serikat (AS) ke depan, jika lolos terpilih menjadi bersama Joe Biden sebagai presiden dan wakil presiden AS 2020.

Kamala Harris pada Selasa (11/8/2020) telah ditunjuk Joe Biden mendampinginya maju di Pilpres AS 2020 melawan Donald Trump, calon presiden petahana.

Terpilihnya Kamala Harris menarik perhatian karena dia adalah seorang wanita kulit hitam yang cukup vokal.

Sehingga, mungkin Kamala Harris akan menjadi harapan besar untuk pelindungan hak minoritas ras kulit hitam di Amerika Serikat.

Sementara, Dewan Luar Angkasa Nasional (NSC) memiliki perhatian yang berbeda.

Menjadi pertanyaan adalah, bagaimana arah kebijakan Kamala Harris membawa perkembangan proyek luar angkasa Amerika Serikat?

Melansir Space pada Rabu (12/8/2020), bahwa wakil presiden diketahui akan memiliki peran untuk mengetuai NSC, sebuah badan yang meninjau opsi kebijakan ruang angkasa nasional dan membuat rekomendasi ke Gedung Putih.

Berdasarkan laporan, NSC ini sempat nonaktif selama masa pemerintahannya Presiden George H.W. Bush.

Kemudian, diaktifkan kembali oleh Presiden Donald Trump pada 2017.

Sejauh ini, KamalaHarris memiliki perhatian terhadap momen-momen perihal luar angkasa.

Pada 2017, misalnya, Harris mengunggah diTwitter suatu ucapan selamat kepada astronot NASA, Peggy Whitson, yang baru saja mencetak rekor Amerika Serikat untuk total hari yang dihabiskan di luar angkasa.

Pada 2019, Kamala Harris ikut mendukung rancangan undang-undang yang mendorong adanya pemberian Medali Emas Kongres kepada Katherine Johnson, Dorothy Vaughan, Mary Jackson, dan Christine Darden, ahli matematika yang berkontribusi kepada NASA selama Perang Dingin perlombaan antariksa yang dicatat dalam buku dan film "Hidden Figures."

Dia juga menandatangani resolusi untuk merayakan perjalanan antariksa perempuan pertama di dunia oleh astronot NASA, Christina Koch dan Jessica Meir.

Selebihnya, NSC masih akan mempelajari lebih lanjut tentang pemikiran Kamala Harris terkait luar angkasa, dalam beberapa hari dan minggu mendatang.

Sementara itu, Partai Demokrat pada 2020 secara resmi telah menyuarakan dukungan kepada NASA, serta dorongan badan tersebut untuk mengirimkan kembali astronot Amerika Serikat ke bulan dan kemudian membawa mereka ke Mars.

NSC juga tidak tahu pasti, mengenai arah kebijakan Joe Biden memilih untuk mempertahankan NSC atau tidak.

Namun, masih terlalu dini menurut NSC untuk membuat prediksi tentang tujuan dan prioritas kebijakan kebijakan pasangan calon presiden dan wakil presiden 2020, Biden-Harris.

Masih banyak kemungkinan untuk terjadi, bahkan suatu keputusan yang sempat dibuat bisa jadi berubah, seperti kala masa pemerintahan Presiden Barack Obama dengan Joe Biden kala itu.

Saat itu, tujuan penerbangan antariksa jangka pendek NASA kembali ke bulan, berubah menjadi kunjungan ke asteroid dekat Bumi.

Kemudian, ketika Presiden Donald Trump berkuasa, dia membatalkan rencana asteroid dan menempatkan astronot NASA kembali ke bulan, dengan tanggal pendaratan yang direncanakan pada 2024.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Peran Besar Menanti Kamala Haris untuk Kegiatan Luar Angkasa, Jika Lolos Terpilih ", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/global/read/2020/08/12/222045670/peran-besar-menanti-kamala-haris-untuk-kegiatan-luar-angkasa-jika-lolos?page=2.
Penulis : Shintaloka Pradita Sicca
Editor : Shintaloka Pradita Sicca