Pidato di Bali, Megawati: Jangan Setengah Hati

Pidato di Bali, Megawati: Jangan Setengah Hati
Pidato di Bali, Megawati: Jangan Setengah Hati
RUBRIK.ID - Kamis (8/9/2019), Megawati Soekarno Putri dipastikan terpilih kembali secara aklamasi sebagai ketua umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). \n\nHal itu diakui oleh Megawati saat menyampaikan pidato di acara makan malam dan pentas seni di Inna Grand Bali Beach, Rabu (7/8/2019) malam. \n\n"Dalam Rakernas kemarin, oleh seluruh DPD, saya diminta lagi jadi ketua umum. Itu artinya sudah aklamasi," tuturnya di hadapan kader PDIP yang hadir dalam Kongres V PDIP.\n\nLebih lanjut, putri pendiri bangsa Indonesia, Soekarno menekankan kepada para kadernya soal kedisiplinan. Bagaimana kader PDIP diharapkan bisa jadi pemimpin bagi dirinya sendiri. Ukurannya adalah menghargai kedisiplinan kepada rakyat. \n\n"Saya bisa mengayomi rakyat. Saya bisa mendisiplikan diri sendiri. Saya bisa memberi lebih daripada apa yang bisa saya berikan kepada rakyat. Nah itu baru begini (mengangkat 2 jempol) Bukan 1 jempol, 2 jempol," ujarnya yang langsung disambut dengan riuh tepuk tangan.\n\nUngkapan tersebut diuraikan Megawati bertujuan untuk mengingatkan agar seluruh peserta Kongres V dapat mengikuti jalannya acara dengan sungguh-sungguh.\n\n"Jangan setengah hati. Jangan setengah hati. Jangan setengah hati," seru presiden kelima Indonesia itu dengan nada tinggi.\n\nMenurutnya, dengan menanamkan sikap disiplin kepada partai bisa menjadikan PDIP sebagai partai pelopor di Indonesia. Kendati baru saja memenangkan Pileg dan Pilpres 2019, Mega mengingatkan ada tugas besar untuk mempertahankan pada tahun 2024.\n\n"Apa (partai pelopor)? Ya, number one di antara partai-partai yang lain. Apakah tidak bisa? Ya, bisa. Tapi Asal jangan hanya mulut saja, tapi dengan perbuatan saudara-saudara," ungkapnya. (*) \n