Pertempuran Sengit India-China Berlangsung 6 Jam, Hal Ini yang Jadi Awal Mula Konflik

Tercatat puluhan tentara dari China dan India harus meregang nyawa akibat bentrokan yang terjadi di perbatasan Himalaya.

Pertempuran Sengit India-China Berlangsung 6 Jam, Hal Ini yang Jadi Awal Mula Konflik
ilustrasi/ cnn.com

RUBRIK.ID = Berita Mancanegara yang dikutip RUBRIK.ID tentang bentrok China dan India di perbatasan Himalaya.

Tercatat puluhan tentara dari China dan India harus meregang nyawa akibat bentrokan yang terjadi di perbatasan Himalaya.

Tak gunakan senjata api, menurut salah satu sumber AFP, bentrokan kemarin terlihat para prajurit saling pukul disertai melempar batu. China, bahkan disebut menyerang tentara India dengan tongkat dan pentungan yang bertabur paku.

Dikutip dari Hindustan Times, kejadian ini berlangsung selama enam jam. "Pertempuran sengit," kata militer India.

Beijing dan Delhi saling menyalahkan karena bentrokan ini.

Kawasan yang disengketakan adalah Lembah Galwan, yang terletak diantara Ladakh yang jadi bagian India dan Tibet yang jadi bagian China.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri India, Anurag Srivastava mengatakan bentrokan muncul karena ulah China.

"Bentrokan muncul dari upaya China untuk mengubah status quo secara sepihak di perbatasan," katanya.

Sementara dikutip dari South China Morning Post, China mengatakan India masuk ke kawasannya secara ilegal.

"Mereka dengan sengaja memprovokasi serangan," kata Juru Bicara pasukan China yang bertugas, Zhang Shuli.

Sebenarnya, perseteruan kedua negara di wilayah itu sudah terjadi sejak 1962.

Setelah terakhir memakan korban 4 tentara India di tahun 1975, korban jiwa baru terjadi lagi sekarang.

Mantan Duta Besar India untuk China dan Menteri Luar Negeri Nirupama Menon Rao memperingatkan kekhawatirannya.

"Kita berada pada titik yang sangat mengkhawatirkan dalam hubungan," tegasnya.

PBB meminta kedua negara untuk melakukan pengekangan konflik secara maksimal.

Amerika Serikat, yang kini menganggap India sekutu, telah berulang kali menawarkan diri sebagai mediator.

Sebenarnya perbatasan kedua negara sudah dibatasi oleh Garis Kontrol Aktual (LAC). Tapi tidak ada yang mengakui ini.

Ketegangan keduanya ditakutkan mempengaruhi komoditas.

Beberapa waktu lalu, South China Morning Post Kamis (4/6/2020), melaporkan ketegangan bahkan memicu peningkatan jumlah pasukan dan senjata oleh kedua negara di perbatasan.

China disebut mengirimkan pesawat pembom J-16 sedangkan India menyiagakan pesawat tempur Sukhoi MSu-30MKI

"J-16 seharusnya dikerahkan untuk pelatihan reguler ... tetapi pesawat tetap di sana karena perselisihan," kata sumber militer media Hong Kong itu.

"Angkatan Udara India juga mengerahkan lebih banyak pesawat di perbatasan," ujar sumber itu lagi.

Sebelumnya, Reuters juga melaporkan ratusan tenda pasukan bermunculan di sisi China.

Sedangkan di sisi India, para pejabat sudah mulai membahas secara intensif perkembangan yang terjadi di ibu kota Ladakh, Leh, dan New Delhi.

Menurut mantan pejabat militer India, pembangunan jalan dan jalur udara oleh India menjadi penyebab.

India membangun jalan di lembah Galwan yang menghubungkannya ke pangkalan udara Daulat Beg Oldi.

China menduga pembangunan infrastruktur yang dilakukan India di sepanjang line of actual control (LAC) berbahaya. Terutama untuk kawasan Aksai Chin yang jadi bagian China, yakni provinsi Xinjiang dan Tibet.

Di India, pembangunan 66 ruas jalan hingga 2022 memang menjadi fokus Perdana Menteri Narendra Modi. Sebelumnya infrastruktur wilayah itu cukup tertinggal. (*)

Artikel ini telah tayang di cnbcindonesia.com dengan judul "Dimulai Sejak Tahun 1962, Ini Penyebab Konflik India Vs China"