Peras Turis di Bali, 2 Oknum Polisi Diberi Sangsi dan Dimutasi

Mabes Polri merespons bahwa, pihaknya tidak menoleransak setiap anggota yang mencoreng institusi, termasuk melakukan pungutan liar berkedok operasi kepolisian.

Peras Turis di Bali, 2 Oknum Polisi Diberi Sangsi dan Dimutasi
Capture video viral di Balifaktapers.id

RUBRIK.ID - Berita Nasional yang dikutip RUBRIK.ID tentang viralnya rekaman video pemerasan terhadap turis Jepang di Bali oleh oknum kepolisian.

Baru-baru ini beredar rekaman video yang memperlihatkan aksi oknum polisi diduga melakukan pemerasan terhadap turis Jepang viral di media sosial.

Rekaman video pemerasan terhadap turis Jepang di Bali oleh oknum kepolisian menjadi trending topik dikalangan masyarakat.

Mabes Polri merespons bahwa, pihaknya tidak menoleransak setiap anggota yang mencoreng institusi, termasuk melakukan pungutan liar berkedok operasi kepolisian.

 Saat ini, kata Argo, oknum polisi tersebut telah mendapatkan sanksi internal.

"Polri sudah mengambil tindakan tegas terhadap oknum Polri tersebut," kata Argo.

Argo menegaskan bahwa tindakan oknum tersebut tidak dibenarkan dan Polri meminta maaf kepada masyarakat jika masih ada tindakan oknum kepolisian seperti yang terjadi di Jembrana, Bali.

Argo pun meminta agar masyarakat tidak perlu takut ataupun ragu untuk melaporkan jika menemukan oknum polisi seperti yang terjadi di Jembrana.

"Masyarakat silakan melaporkan manakala ada tindakan oknum seperti di Jembrana," ucap Argo.

Sebelumnya, Kapolres Jembrana AKBP Ketut Gede Adi Wibawa menjelaskan bahwa oknum polisi tersebut merupakan anggota Polsek Pekutatan yang tengah melakukan razia di jalur Denpsar-Gilimanuk wilayah Pekutatan, Jembrana.

Pihaknya secara rutin menggelar razia di jalan utama tersebut karena Jembrana termasuk perlintasan barang atau orang dari Jawa ke Bali.

Namun, sayangnya ada oknum polisi tidak bertanggung jawab yang memanfaatkannya.

Tak lama setelah viral di media sosial, Polres Jembrana pun menyelidiki kasus tersebut.

Polres Jembrana, kata Gede, telah memutasi dua polisi dari Polsek Pekutatan ke Polres untuk keperluan pemeriksaan.

Keduanya berpangkat aipda dan bripka.
 "Langsung tadi pagi saya dapat informasi, saya perintahkan Kasi Propam panggil. Yang bersangkutan saat ini saya sudah mutasi dari polsek ke polres dalam rangka pemeriksaan," kata Gede Adi Wibawa.

Menurut Kapolres, kedua anggota itu mengakui perbuatannya. Saat ini polisi masih mendalami penggunaan uang Rp900 ribu yang diminta oknum tersebut dari turis Jepang itu. Propam Polres Jembrana juga mendalami peran dari masing-masing oknum. (*)

Artikel ini telah tayang di republika.co.id dengan judul "Viral Video Oknum Polisi Peras Turis Jepang, Ini Kata Polri"https://republika.co.id/berita/qfeijl409/viral-video-oknum-polisi-peras-turis-jepang-ini-kata-polri