Perang Nuklir, Peneliti: Bisa Menewaskan Sebanyak 125 Juta Orang  Jika Pakistan Jatuhkan Bom ke India

India dan Pakistan merupakan masalah yang perlu diperhatikan, sebab panjangnya histori militer belakangan ini, kurangnya solusi dalam masalah sengketa wilayah, padatnya populasi di area tersebut dan ekspansi cepat yang berkelanjutan dari persenjataan nuklir masing-masing

Perang Nuklir, Peneliti: Bisa Menewaskan Sebanyak 125 Juta Orang  Jika Pakistan Jatuhkan Bom ke India
Berbahaya konflik antara India dan Pakistan/matamatapolitik.com

RUBRIK.ID - Berita Mancanegara yang dikutip RUBRIK.ID tentang Ancaman perang India vs Pakistan bakal berkobar tersebut disampaikan seorang menteri Pakistan. 

India dan Pakistan merupakan masalah yang perlu diperhatikan, sebab panjangnya histori militer belakangan ini, kurangnya solusi dalam masalah sengketa wilayah, padatnya populasi di area tersebut dan ekspansi cepat yang berkelanjutan dari persenjataan nuklir masing-masing

Ancaman perang terjadi antara India vs Pakistan. Bahkan, perang India vs Pakistan tersebut bisa menciptakan sejarah kelam karena menggunakan senjata nuklir.

Ancaman perang India vs Pakistan bakal berkobar tersebut disampaikan seorang menteri Pakistan. Menteri tersebut mengancam bakal menyerang India menggunakan nuklir dalam "perang berdarah terakhir".

Menteri Perkeretaapian Sheikh Rashid mengklaim, mereka mempunyai senjata sangat akurat "yang kecil dan sempurna", dan bisa menjangkau daerah tertentu. Rashid menyatakan, mereka tidak tertarik dengan perang konvensional, dan mengancam "bakal menjadi akhir", merujuk kepada senjata nuklir.

"Jika Pakistan sampai diserang India, tidak akan ada perang konvensional. Perang ini adalah perang nuklir dan berdarah," ancamnya dikutip Samaa TV. "Senjata kami jelas akan menyelamatkan hidup Muslim dan hanya akan menargetkan daerah tertentu," kata sang menteri dilansir The Sun Jumat (21/8/2020).

Dia menyatakan konflik kedua negara jelas akan menjadi konflik senjata pemusnah massal, di mana dia mengaku senjata mereka sempurna dan ukurannya ringkas. Rashid berkoar senjata mereka sudah bisa mencakup kawasan seperti Assam. "Jadi jika India menyerang, inilah akhirnya," ujar dia.

Menteri berusia 69 tahun tersebut disebut sering mengeluarkan pernyataan yang bombastis. Sejarah kekerasan Islamabad disebut beberapa kali mengancam bakal menggunakan senjata pemusnah massal kepada India, disampaikan Perdana Menteri Imran Khan tahun lalu.

Pada Agustus 3019, Khan memberi pesan kepada koleganya, PM Narendra Modi, bahwa militer negaranya bisa melakukan apa pun di Kashmir. "Dunia harus tahu jika dua negara nuklir sampai berhadapan, maka dunia bakal terkena getahnya. Saya tegas menyampaikannya," tegasnya.

Pada September tahun lalu, Khan kembali menyuarakan potensi negaranya mengerahkan bom nuklir, di mana dia juga menyinggung soal radikalisasi Muslim. Di tahun yang sama, Rashid juga mengklaim bahwa Islamabad memiliki 125-250 bom atom, yang bisa menyerang area tertentu di "Negeri Bollywood".

Dalam simulasi yang dilakukan peneliti, sebanyak 125 juta orang bisa tewas jika Pakistan sampai menjatuhkan bom nuklir di kota India pada 2025. Kedua negara di Asia Selatan tersebut sudah terlibat tiga perang besar, dan sejumlah konflik kecil sejak merdeka dari Inggris pada 1947 silam. (*)

Artikel ini telah tayang di kontan.co.id dengan judul "Menteri ini tiba-tiba ancam perang nuklir dengan India" https://internasional.kontan.co.id/news/menteri-ini-tiba-tiba-ancam-perang-nuklir-dengan-india