Penyaluran Bantuan Covid-19 Belum Tuntas, Pansus Covid-19 DPRD Diperpanjang

Anggota pansus Covid-19 Ekti Imanuel mengatakan dalam catatat kerja pansus, selama ini terdapat kendala teknis terkait lambannya penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak Covid-19. Khususnya bantuan langsung tunai.

Penyaluran Bantuan Covid-19 Belum Tuntas, Pansus Covid-19 DPRD Diperpanjang
Ekti Imanuel, anggota pansus Covid-19 saat diwawancara awak media, Senin (29/9/2020)/Rubrik.id

RUBRIK.ID, SAMARINDA - Massa kerja panitia khusus (Pansus) Covid-19 bentukan DPRD Kaltim diperpanjang hingga 29 Juli mendatang.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat Paripurna ke-12 dengan agenda penyampaian laporan kerja pansus percepatan penanganan Corona Virus disease Covid-19. Senin (29/6/2020).

Anggota pansus Covid-19 Ekti Imanuel mengatakan dalam catatat kerja pansus, selama ini terdapat kendala teknis terkait lambannya penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak Covid-19. Khususnya bantuan langsung tunai.

"Pemprov Kaltim memiliki masalah teknis di proses penyaluran bantuan langsung tunai karena anggaran itu yang banyak menyerap anggaran. Pendataan penerima bantuan belum selesai dikerjakan oleh dinas sosial," kata Ekti sapaanya saat diwawancara usai rapat paripurna ke-12 di gedung D lantai 6 DPRD Kaltim.

Sebab itu, untuk pelaksanaan kedepan Pansus Covid-19 Kaltim mengingatkan agar penyaluran bantuan Covid-19 tepat sasaran sesuai anggaran yang sudah disiapkan. 

Politisi Gerindra ini juga mengatakan mendukung kerja pemerintah kabupaten/kota yang telah melaksanakan rapid test massal secara berkala guna mengantisipasi ledakan penularan Covid-19.

"Mungkin sekarang jumlah pasien positif mengalami penurunan namun dengan diadakannya rapid test massal peluang diketahuinya pasien positif mungkin saja akan bertambah," tuturnya. 

"DPRD secara tupoksinya akan terus mengawasi kerja pemerintah dan terus mendorong pemerintah agar bantuan ini segera terealisasikan dan upaya pencegahan terus bisa dilakukan secara masif," tutupnya. (advertorial)