Pengisian Sensus Online Bermasalah? Ini Solusinya

Pengisian Sensus Online Bermasalah? Ini Solusinya
RUBRIK.ID - Hari ini, Selasa (31/3/2020) merupakan hari terakhir pengisian data secara mandiri dalam Sensus Penduduk Online 2020.  Masyarakat Indonesia bisa mengisi data kependudukan melalui situs sensus.bps.go.id.\n\nKendati demikian, selama pengisian di laman tersebut, banyak masyarakat yang mengeluhkan tak bisa menyelesaikan pengisian data karena terkendala ketidakcocokan antara Kartu Keluarga ( KK) dan Nomor Induk Kependudukan ( NIK).\n\nMengutip informasi resmi Badan Pusat Statistik atau BPS, kendala ketidaksingkronan antara KK dan NIK terjadi karena penduduk menggunakan KK terbaru yang dibuat di periode tahun 2020.\n\nSementara di sisi lain, dalam Sensus Penduduk Online 2020, BPS menggunakan metode kombinasi (combine method) yang berasal dari data administrasi pendudukan milik Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) sebagai basis data dasar.\n\nData dari Dukcapil menggunakan basis data terbaru dari tahun 2019, sehingga otomatis penggunaan KK yang diterbitkan tahun 2020 seringkali tak bisa digunakan di Sensus Penduduk Online 2020.\n\nSebagai solusinya, dalam pengisian data Sensus Penduduk Online 2020, masyarakat bisa menggunakan KK lama yang dibuat sebelum tahun 2020. Namun dengan mengisikan keterangan anggota keluarga sesuai dengan keadaan saat ini (KK terbaru).\n\nUntuk bisa dilakukan berpartisipasi dalam Sensus Penduduk 2020, syarat yang dibutuhkan yakni nomor KTP dan Kartu Keluarga. Kemudian setidaknya ada 21 pertanyaan yang bisa diisi secara online atau ditanyakan petugas sensus jika dilakukan secara offline.\n\nBerikut cara mengisi data Sensus Penduduk Online 2020\n
    \n \t
  1. Akses laman sensus. bps.go.id 2020 login
  2. \n \t
  3. Pilih bahasa, lalu masukkan NIK dan KK
  4. \n \t
  5. Isikan kode yang tampak di bawah nomor KK lalu klik "Cek Keberadaan"
  6. \n \t
  7. Buat kata sandi, pilih pertanyaan keamanan, lalu Klik "Buat Password" untuk pengamanan data yang sudah Anda catatkan pada Sensus Penduduk Online
  8. \n \t
  9. Masukan kata sandi yang sudah dibuat, lalu klik "Masuk"
  10. \n \t
  11. Bacalah panduan awal mengenai pengisian SP Online, lalu klik "Mulai Mengisi"
  12. \n \t
  13. Ikuti petunjuk dan jawablah seluruh pertanyaan dengan jujur dan benar
  14. \n \t
  15. Setelah menjawab seluruh pertanyaan, pastikan bahwa status data setiap anggota keluarga "Sudah Update" lalu klik "Kirim"
  16. \n \t
  17. Unduh bukti pengisian dan selesai.
  18. \n
\nBPS mengingatkan bagi masyarakat Indonesia agar waspada terhadap keberadaan laman website hingga aplikasi di smartphone dalam pengisian Sensus Penduduk Online 2020.\n\n"BPS tidak pernah membuat aplikasi terkait Sensus. Untuk Sensus Penduduk Online hanya dapat diakses melalui http://sensus.bps.go.id," tulis BPS lewat akun Twitter resminya.\n\nDikatakan BPS, masyarakat perlu waspada dengan keberadaan aplikasi di App Store maupun Play Store yang mengatasnamakan BPS. BPS juga menghimbau agar masyarakat bisa melaporkan wabsite dan aplikasi ilegal tersebut.\n\nMengingat, selama ini untuk Sensus Penduduk Online 2020 hanya lewat laman sensus.bps.go.id Login. "Kami imbau laporkan aplikasi terkait SP2020, tandai sebagai aplikasi yang tidak pantas ya," tulis BPS.\n\nMelakukan Sensus Penduduk 2020 secara mandiri lewat daring juga sangat praktis dan cepat. Waktu yang diperlukan hanya sekitar 5 menit saja.\n\nRekrutmen Petugas Sensus Penduduk 2020 Sebagain informasi, SP2020 dilaksanakan dalam dua tahapan, yaitu Sensus Penduduk Online yang memungkinkan penduduk untuk mengisikan informasinya secara mandiri.\n\nLalu Sensus Penduduk Wawancara pada 1-31 Juli 2020. Petugas Sensus akan melakukan wawancara kepada penduduk yang belum dapat berpartisipasi pada Sensus Penduduk Online.\n\nUntuk pelaksaan Sensus Penduduk 2020 secara offline, BPS akan segera membuka lowongan bagi sekitar 390.000 petugas guna menyukseskan program sensus yang digelar setiap sekali dalam sepuluh tahun tersebut.\n\n"Proses rekrutmen petugas SP2020 secara umum akan dimulai pada bulan Maret 2020. Untuk itu, sering cek informasi pembukaan rekrutmen petugas sensus melalui kantor BPS terdekat atau membuka website kantor BPS di wilayah," bunyi keterangan BPS.\n\nDasar hukum sensus penduduk tercatat pada UU Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Dimana Sensus Penduduk bisa dilakukan sekali dalam setiap sepuluh tahun.\n\nSecara global, PBB juga merekomendasikan untuk melakukan Sensus Penduduk paling tidak 10 tahun sekali. Indonesia pernah melakukan sensus di tahun 1961, 1971, 1980, 1990, 2000, 2010, dan terbaru dilakukan tahun 2020 (*).\n\n Artikel ini telah tayang di money.kompas.com dengan judul " NIK dan KK Tidak Sesuai di Sensus Penduduk Online 2020, Ini Solusinya ".\n\nhttps://money.kompas.com/read/2020/03/31/102739726/nik-dan-kk-tidak-sesuai-di-sensus-penduduk-online-2020-ini-solusinya