Pelaku Pencurian Spesialis Rumah Kosong di Samarinda Ditangkap Polisi, Dompet Korban Jadi Barang Bukti

Pelaku Pencurian Spesialis Rumah Kosong di Samarinda Ditangkap Polisi, Dompet Korban Jadi Barang Bukti
Pelaku Pencurian Spesialis Rumah Kosong di Samarinda Ditangkap Polisi, Dompet Korban Jadi Barang Bukti
RUBRIK.ID, SAMARINDA - Kepolisian sektor Samarinda Seberang menangkap 2 pelaku pencurian spesialis rumah kosong dan mengamankan puluhan barang bukti hasil dari penangkapan tersebut.\n\nMenurut keterangan Kapolsek Samarinda seberang Kompol Suko Widodo, penangkapan bermula saat warga melaporkan adanya kehilangan barang.\n\nSetelah itu polisi langsung melakukan penindakan dengan mengintai salah satu orang yang dicurigai, Jumat(20/9/2019).\n\n"Penangkapan ini bermula laporan warga yang sering kehilangan " ucapnya.\n\nDua tersangka itu , yakni Rudi Setiawan dan Anto ditangkap usai mengintai salah satu toko di Jalan Pattimura RT 26 nomor 1 Kelurahan Mangkupalas tepatnya toko Livia Jaya Kecamatan Samarinda Seberang.\n\nKeduanya sudah mengintai barang tersebut dan menunggu pemilik tertidur pulas. Lantaran pintu tidak dikunci, kedua tersangka ini leluasa mengambil barang tersebut.\n\nNamun salah satu warga melihat aksinya dan saat itu pula kepolisian melakukan penangkapan oleh kedua tersangka di indekos Jalan ekonomi Gang Hanura RT 6 Kelurahan Loa Bakung Kecamatan Sungai Kunjang.\n\nDari penggerebekan yang dilakukan oleh kepolisian, petugas mengamankan puluhan barang bukti dari kamar kosnya. Barang bukti antara lainnya adalah handphone, laptop, tas, sepatu, alat gergaji mesin, stavol listrik, sepatu dan sejumlah dompet milik milik korban.\n\nKedua tersangka ini melakukan aksinya dengan cara mencongkel pintu rumah dan juga memantau pintu rumah yang tidak terkunci.\n\nTersangka juga membawa sebilah badik yang digunakan untuk mengancam korban apabila melihat aksinya.\n\n"Tersangka melakukan aksinya dengan cara mencongkel pintu dengan besi dan juga membekali dirinya dengan badik untuk berjaga-jaga" ucap Kapolsek Samarinda Seberang.\n\nKedua tersangka sudah tiga bulan melakukan aksinya dan sudah 8 lokasi yang dijarah.  Atas perbuatannya tersangka diancam hukuman 5 tahun penjara. (*)