Musnahkan Ribuan Botol Minuman Keras Ilegal, Andi Harun Sebut Peredaran Miras Cukup Besar

Andi mengakui peredaran miras ilegal cukup besar di Kota Samarinda. Miras merupakan salah satu sebab meningkatnya tingkat kriminal. Sehingga, Pemkot Samarinda melakukan penertiban.

Musnahkan Ribuan Botol Minuman Keras Ilegal, Andi Harun Sebut Peredaran Miras Cukup Besar
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda, Andi Harun-Rusmadi didampingi pihak Kejaksaan Negeri dan Kepolisian saat melakukan pemusnahan barang bukti miras ilegal, Selasa (8/6/2021).

RUBRIK.ID, SAMARINDA - Pemerintah Kota Samarinda pada, Selasa pagi (8/6/2021) musnahkan 1115 botol minuman keras (miras) hasil razia.

Miras-miras tersebut adalah barang bukti pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) Kota Samarinda nomor 06 Tahun 2013 tentang Larangan, Pengawasan, Penertiban, dan Penjualan Minuman Beralkohol Dalam Wilayah Kota Samarinda.

Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Parkir Barat Balaikota Samarinda dengan disaksikan langsung oleh Wali Kota Samarinda Andi Harun beserta Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi, Sekretaris Daerah Kota Samarinda Sugeng Chairuddin, dan Forkopimda.

Andi Harun mengungkapkan, pelaksanaan operasi penertiban ini juga didasari Surat Perintah Walikota Nomor 730/0259/100.18 yang dikeluarkan 9 Maret 2021 hingga 31 Juli 2021.

Seluruh barang bukti pelanggaran kemudian dibawa ke jalur hukum untuk diputuskan.

Berdasarkan Amar Putusan Hakim Pengadilan Negeri Samarinda No.1/Pid. C/ 2021/ PN. Smr. Tanggal 8 April 2021 AN. Cong. Kejaksaan Negeri Samarinda memutuskan untuk dimusnahkan.

"Kami datang menyaksikan eksekusi terhadap putusan pengadilan pemusnahan miras," ungkap Andi.

Andi mengakui peredaran miras ilegal cukup besar di Kota Samarinda. Miras merupakan salah satu sebab meningkatnya tingkat kriminal. Sehingga, Pemkot Samarinda melakukan penertiban.

Diketahui, dalam Perda yang menjadi dasar hukum miras tersebut, wali kota diberi kewenangan untuk melakukan pengendalian, pengawasan, pengurangan, hingga menutup izin peredaran miras ilegal apabila syarat hukum terpenuhi.

"Operasi yustisi pelaksanaan Perda ini akan selalu kita lanjutkan dengan koordinasi bersama Kejaksaan Negeri Kota Samarinda," tegas wali kota.

Berikut barang bukti 1115 miras ilegal yang berhasil dimusnahkan pada hari ini :

1. Bir Bintang 307 botol;
2. Bir Hitam 192 botol;
3. Anggur Merah 114 botol;
4. Anggur Kolesom 95 botol;
5. Singa Raja 83 botol;
6. Newport 51 botol;
7. Topi Miring 42 botol;
8. Prost Beer 27 botol;
9. Gilbex's 38 botol;
10. Topi Miring 18 botol;
11. Prost 35 botol;
12. Wisky 30 botol;
13. Anggur Putih 13 botol;
14. Angker Bir Kaleng 37 botol;
15. Bir Bintang Kaleng 33 botol. (*)