Mengaku Baru Mau Jual Barang ke Penadah, Yoga Dibekuk Polisi di GOR Segiri

Mengaku Baru Mau Jual Barang ke Penadah, Yoga Dibekuk Polisi di GOR Segiri
Mengaku Baru Mau Jual Barang ke Penadah, Yoga Dibekuk Polisi di GOR Segiri
RUBRIK.ID - Unit Satuan Reskrim Polsek Samarinda Kota berhasil membekuk residivis pelaku pencurian handphone bernama Asrul alias Yoga.\n\nYoga dibekuk pada Jumat (9/8/2019), di jalan Kusuma Bangsa tepatnya didalam Komplek GOR Segiri/parkiran Masjid Sofiatul Amin Kota Samarinda,\n\nSebelumnya, Sukma Hayatul Akbar (26), warga jalan Kusuma Bangsa, Blok C, Rt. 02 kel. Palung Sari Kec. Rantau Pulung Kab. Kutai Timur melaporkan kabar kehilangan sebuah handphone miliknya yang ditinggalkannya didalam tas miliknya.\n\nPemuda 26 tahun itu menerangkan kejadian itu kepada Polsek Samarinda Kota, dialaminya usai menjalani ibadah Solat Jum'at di Masjid Sofiatul Amin, yang berada di kawasan Gor Segiri Samarinda.\n\n"Benar, pada hari Jumat tgl 05 juli 2019 lalu, sekitar pukul 13.00 wita di jalan Kusuma Bangsa, tepatnya di dalam Gor Segiri depan masjid Sofiatul Amin kota Samarinda, telah terjadi tindak pidana pencurian terhadap barang milik pelapor berupa 1 unit hp merk vivo 11 warna hitam," ungkap Kanit Reskrim Polsek Samarinda Kota, Ipda Abdillah Dalimunte, Jumat (9/8/2019).\n\n"Awalnya, pada saat pelapor selesai melaksanakan sholat jumat, kemudian pelapor menaruh hpnya didalam tas lalu pelapor mengantri untuk mengambil nasi kotak dan ketika selesai mengambil nasi kotak kemudian pelapor kembali dan mengecek tasnya ternyata hp yang ada didalamnya hilang," terang Kanit.\n\nKemudian dilakukanlah proses pencarian pelaku, seusai mendapatkan keterangan, dari beberapa saksi dilokasi kejadian mengenai ciri-ciri pelaku, oleh Sat Reskrim Polsek Samarinda Kota.\n\nSetelah dilakukan pencarian, akhirnya pelaku atas nama Asrul alias Yoga warga jalan Agus Salim Gg. Tanjung, Rt. 32, Kel. Sei pinang luar berhasil dibekuk.\n\n"Dari penyelidikan petugas dilapangan, kami berhasil menangkap pelaku di sekitar Jalan Agus Salim, Gg. Tanjung," ungkapnya.\n\nNamun saat ditangkap, pelaku mengaku baru akan menjual barang korbannya ke penadah untuk diuangkan. Dan tak berselang lama usai mengakui kesalahannya, pelaku berusaha kabur yang memaksa petugas menyarangkan timah panas ke kaki pelaku.\n\n"Saat ditangkap, pelaku mengaku tas korban tersebut baru akan dijual sebesar Rp. 1 juta. Namun dari keterangan korban masih ada barang berharga lain yang ikit hilang, yang membuatnya harus menelan kerugian sebesar Rp. 4.500.000," bebernya.\n\nDari pengungkapan tersebut, ditemukan barang bukti 1(satu) Unit HP merk Vivo V11, warna hitam, yang telah dicuri oleh pelaku yang ternyata setelah dilakukan pengembangan, telah melakukan aksi pencurian dibeberapa tempat antara lain di gor segiri sebanyak 11 kali dan di parkiran Mall Mesra dengan di parkiran Masjid abul hasan.\n\nSelain itu diketahui pelaku juga sempat menjadi narapidana dengan kasus yang sama sebanyak dua kali, dengan hasil pencurian di beberapa lokasi berbeda.\n\nDengan begitu, pengungkapan terhadap perkara tindak pidana, sebagaimana dimaksud dalam pasal 362 KUHP tentang pencurian, pelaku atas nama Asrul alias Yoga akan dilakukan pendalaman oleh jajaran Sat Reskrim apabila ada korban lainnya yang akan melapor. (*)