Meletus 13 Kali, Merapi Terobos Magma Baru

Meletus 13 Kali, Merapi Terobos Magma Baru
RUBRIK.ID - Gunung Merapi kembali meletus pada Jumat, (10/4/2020) sekitar pukul 09.10 WIB. Letusan tercatat di seismogram dengan amplitudo 75mm dengan durasi 103 detik.\n\nAdapun kolom asap akibat letusan tercatat hingga mencapai ketinggian 3000 meter di atas puncak.\n\nErupsi Gunung Merapi yang terlihat dari obyek wisata Ketep Pass Magelang, Sawangan, Kabupaten Magelang, Jumat (10/4).\n\nBPPTKG Yogyakarta memastikan bahwa Gunung Merapi masih berada dalam status level II atau waspada.\n\nDalam rilisnya, BPPTKG Yogyakarta mengungkapkan bahwa Gunung Merapi sudah meletus sebanyak 13 kali sejak September 2019.\n\nHal ini menandakan adanya instrusi magma baru.\n\nMenurut KBBI, intrusi adalah istilah dalam Geologi yang berarti penerobosan magma ke dalam batuan atau di antara batuan lain.\n\nNamun begitu dampak lontaran material vulkanik masih terbatas yakni hanya berada di sekitar puncak Gunung Merapi. Sehingga dinilai tidak mmebahayakan manusia di luar radius 3 kilometer dari puncak merapi.\n\nSementara itu akibat letusan Gunung Merapi hari Jumat (10/4/) ini, BPPTKG mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi baha abu vulanik terutama jika terjadi hujan abu.\n\nAbu vulkanik dapat membahayakan kesehatan, semisal masalah pernapasan, masalah pada mata, iritasi kulit, iritasi hidung dan tenggorokan.\n\nMasyarakat juga diimbau tidak panik dan bisa beraktivias seperti biasanya.\n\nSelalu ikuti informasi dari sumber terpercaya semisal informasi aktivitas merapi yang bisa diakses melalui radio komunikasi, media sosial BPPTKG Yogyakarta serta aplikasi Magma Indonesia. (*)\n\nArtikel ini telah tayang di jogja.tribunnews.com dengan judul "Ada Penerobosan Magma Baru, Gunung Merapi Sudah Meletus 13 Kali Sejak September 2019"\n\nhttps://jogja.tribunnews.com/2020/04/10/ada-penerobosan-magma-baru-gunung-merapi-sudah-meletus-13-kali-sejak-september-2019\n