Mantan Wali Kota Bontang Adi Darma Diperiksa Sebagai Saksi di Kasus Perusda AUJ

Mantan Wali Kota Bontang Adi Darma Diperiksa Sebagai Saksi di Kasus Perusda AUJ
RUBRIK.ID, SAMARINDA - Kasus perkara korupsi penyalahgunaan dana dalam penyertaan modal Perusahaan Daerah (Perusda) aneka usaha jasa (AUJ) kota Bontang terus diusut pihak terkait, yakni Kejaksaan Tinggi Kaltim.\n\nUsai menangkap Direktur Perusda AUJ, Dandi Priyo Anggono, Kejati Kaltim kini telah memeriksa mantan Wali Kota Bontang, Adi Darma.\n\nAdi Darma diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut.\n\nDiperiksanya mantan Wali Kota Bontang itu, ditegaskan Kejati Kaltim sama sekali tak berhubungan dengan keikutsertaannya dalam Pilkada Bontang 2020 ini. Diketahui, Adi Darma merupakan salah satu tokoh yang bersiap maju untuk Pilkada Bontang 2020.\n\n"Tidak ada kaitannya dengan pilkada, karena kebetulan aja baru sekarang tersangka ditangkap dan diperiksa, perkara ini sudah lama, bahkan sudah pernah buron," kata Kajati Kaltim, Chairul Amir di Samarinda, Rabu (15/1/2020).\n\nSebelumnya kasus yang ditangani oleh Kejari Bontang ini sudah diambil alih oleh Kejati Kaltim untuk penyelesaiannya. Adi Darma hadir di Kejati Kaltim diperiksa sebagai saksi, Selasa (15/1) kemarin.\n\nAdi diperiksa oleh tim Kejati Kaltim selama 7 jam untuk mencari informasi terkait kasus tersebut.\n\n"Saya kira itu proses yang biasa dan wajar, dimana dari fakta-fakta yang didapat perlu adanya cerita yang tersambung dan kebetulan salah satu saksi itu mantan wali kota dulu," ujarnya.\n\nChairul belum bisa memastikan mantan Wali Kota Bontang terindikasi sebagai tersangka. Informasi yang didapat saat pemeriksaannya kemarin akan dirangkai untuk menguatkan terdakwa Dandi Priyo Anggono.\n\n"Adi Dharma sebagai saksi, keterangannya akan kita rangkai, dimana orang yang akan didakwa nanti (Dandi) bisa dibuktikan dengan ceritanya bahwa memang dia bersalah dalam kasus itu," jelasnya. (*)