Lesu, Ini Nasib Saham Mandiri, BRI, BCA

Lesu, Ini Nasib Saham Mandiri, BRI, BCA
RUBRIK.ID - Pasar modal domestik tumbang pertengahan hari, Senin (27/04/2020). Bagaimana tidak, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang pagi tadi perkasa hingga nyaris 1%, kini berbalik lesu hingga berakhir dengan koreksi 0,13% ke level 4.490,41.\n\nIHSG bergerak dengan jangkauan terbatas, yakni dari level terendah di 4.474,89 hingga level tertinggi di 4.541,31. Ketika IHSG tumbang, bursa Asia justru menguat signifikan, yakni Nikkei naik 2,55%, Hang Seng naik 1,64%, Shanghai naik 0,70%, dan Strait Times naik 1,40%.\n\nHartanya Capai Rp1,3 Triliun, Mobil Mantan Stafsus Belva Devara Ternyata Hanya. . .\nAmbruknya IHSG ke zona merah terjadi ketika investor secara besar-besaran menarik dana dari pasar modal. Bursa mencatat, hanya dalam satu sesi, nilai jual bersih asing dan domestik masing-masing mencapai Rp349,77 miliar dan Rp376,47 miliar.\n\nPola umum di mana investor menargetkan cuan dari saham-saham perbankan kembali terulang. Dilansir dari RTI, tiga saham papan atas bertengger di posisi teratas sebagia saham dengan net sell paling tinggi. Posisi pertama ditempati oleh saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan net sell Rp79,5 miliar dan koreksi saham -2,57% ke level Rp4.170 per saham.\n\nPosisi kedua ditempati oleh saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan akumulasi jual mencapai Rp74,9 miliar. Saham BRI berakhir stagnan pada level Rp2.630 per saham. Kemudian, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) berada di posisi ketiga dengan net sell sebesar Rp62,8 miliar dan koreksi saham -0,41% ke level Ro24.500 per saham. (*)\n\nArtikel ini telah tayang di wartaekonomi.co.id dengan judul "Tumbang di Siang Bolong, Nasib Saham Mandiri, BRI, dan BCA Bikin Bengong!"\n\nhttps://wartaekonomi.co.id/berita282998/tumbang-di-siang-bolong-nasib-saham-mandiri-bri-dan-bca-bikin-bengong