Ledakan Lebanon Bikin India Bergegas Amankan Ratusan Ton Amonium Nitrat di Pelabuhan

Ledakan Lebanon Bikin India Bergegas Amankan Ratusan Ton Amonium Nitrat di Pelabuhan
Kargo Amonium Nitrat di India dan ledakan Lebanon (the telegraph)

RUBRIK.ID - Berita Internasional terbaru yang disajikan RUBRIK.ID tentang imbas ledakan Lebanon, India bergegas amankan ratusan ton Amonium Nitrat di pelabuhan.

Tak ingin ledakan hebat seperti di Beirut, Lebanon terjadi lagi, India langsung bergegas mengamankan negaranya.

Otoritas bea cukai India telah menyita sebuah kontainer berisi 740 ton Amonium Nitrat di pelabuhan.

Seperti diketahui, Amonium Nitrat merupakan bahan kimia yang menyebabkan ledakan mematikan pada minggu ini di ibu kota Lebanon.

Hampir 150 orang tewas dan lebih dari 5.000 lainnya luka-luka ketika sejumlah besar bahan kimia meledak di pelabuhan Beirut pada hari Selasa.

Lusinan orang hilang dan hingga 250.000 orang tidak memiliki rumah yang layak huni.

Otoritas bea cukai di kota pelabuhan India selatan, Chennai, mengatakan kiriman besar Amonium Nitrat tersebut telah disimpan di lokasi sekitar 20 km dari pusat kota.

"Kargo yang disita disimpan dengan aman dan keselamatan kargo serta publik dipastikan mengingat sifat berbahaya dari kargo tersebut," kata mereka dalam sebuah pernyataan.

Petugas menyebut tidak ada daerah pemukiman dalam jarak 2 km dari stasiun pengangkutan tempat kiriman disimpan.

Di India, Amonium Nitrat digunakan untuk membuat pupuk dan bahan peledak, terutama digunakan oleh industri penggalian.

Seorang pejabat menyebut pengiriman tersebut diimpor pada tahun 2015 oleh Amman Chemicals, sebuah perusahaan yang berbasis di negara bagian Tamil Nadu, dan disita pada saat kedatangan karena dugaan pelanggaran aturan impor.

"Perusahaan telah dilayani pemberitahuan penyebab acara dan kasus telah dipesan," kata pejabat itu. 

(*)

Artikel ini bersumber dari kontan.co.id dengan judul "India sita ratusan ton bahan kimia yang sama dengan yang meledak di Lebanon",
https://internasional.kontan.co.id/news/india-sita-ratusan-ton-bahan-kimia-yang-sama-dengan-yang-meledak-di-lebanon.
Editor: Tendi Mahadi