Kualitas Vaksin AstraZeneca Diragukan, DPRD Kaltim Minta Pemerintah Jangan Coba-coba

Politisi PPP Kaltim ini menilai layak atau tidaknya suatu vaksin dapat dilakukan oleh dinas kesehatan atau instansi terkait.

Kualitas Vaksin AstraZeneca Diragukan, DPRD Kaltim Minta Pemerintah Jangan Coba-coba
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Yaqub

RUBRIK.ID, SAMARINDA - Vaksin AstraZeneca sempat membuat heboh publik tanah air.

Pasalnya, ada kasus penerima vaksin AstraZeneca meninggal dunia usai disuntik vaksin.

Akibat hal itu, vaksin Covid-19 asal Inggris inipun diragunakan kualitasnya, lantaran diduga dapat membahayakan masyarakat.

Hal itu juga yang menjadi alasan Pemkot Balikpapan dikabarkan telah mengembalikan 3.200 dosis vaksin AstraZeneca ke pusat, meski belakangan kabar itu dibantah oleh Dinkes Kaltim.

Mengenai hal itu, Komisi IV DPRD Kaltim buka suara.

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Yaqub menyatakan, meski masih dilakukan pengujian medis terkait vaksin itu, pemerintah daerah diharap mampu mengambil sikap terkait masalah ini.

"Pemerintah harus berani mengambil sikap, jangan karena ada tekanan dan sebagainya. Kalau memang secara medis membahayakan publik ya jangan disuntikan," ucap Rusman, dihubungi Selasa (18/5/2021).

Politisi PPP Kaltim ini menilai layak atau tidaknya suatu vaksin dapat dilakukan oleh dinas kesehatan atau instansi terkait.

Bila diangap berbahaya, ia meminta agar vaksin itu ditarik jika sudah ada distribusi yang dilakukan.

"Ketika itu membahayakan masyarakat segera ditarik saja," jelasnya.

Rusman mengapresiasi kebijakan yang dikeluarkan Satgas Covid-19 Balikpapan, yang mengembalikan ribuan vaksin ke pusat. 

"Saya kira itu bagus lebih baik begitu dikembalikan," imbuhnya.

Ini jadi langkah antisipasi, jangan sampai vaksin yang seharusnya jadi harapan menekan Covid-19, justru membahayakan nyawa masyarakat.

"Saya kira serahkan lah seluruhnya ke instansi terkait yang membidangi itu, dan jangan coba-coba mendistribusikannya. Karena itu nyawa masyarakat pertaruhannya," katanya. (Advertorial)