Komentari Kongres PAN, Kubu Zulhas Kebingungan dengan Motif Amien Rais

Komentari Kongres PAN, Kubu Zulhas Kebingungan dengan Motif Amien Rais
RUBRIK.ID- Ketua Tim Pemenangan Zulkifli Hasan (Zulhas) dalam pemilihan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (Ketum PAN) periode 2020-2025, Totok Daryanto, mengaku bingung alias tak paham motif pendiri PAN Amien Rais baru menyampaikan pandangan terkait penyelenggaraan Kongres V PAN.\n\nKongres V PAN digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara pada 10-12 Februari 2020. Dalam kongres itu Zulkifli Hasan terpilih kembali menjadi ketua umum, mengalahkan kandidat yang dijagokan Amien Rais, Mulfachri Harahap.\n\n"Jadi ya, kita melihat Amien enggak tahu apa tujuannya dengan pernyataannya itu, yang jelas kita dari pihak Zulhas ini sudah melaksanakan seluruh mekanisme (sesuai) dengan ketentuan organsiasi," kata Totok saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (27/2).\n\nAnggota Panitia Pengarah (SC) Kongres V PAN itu pun menyebut tak terjadi pelanggaran dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menegaskan Kongres V PAN berjalan sesuai dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga parpol yang lahir pascareformasi 1998 tersebut.\n\n"Tidak terjadi pelanggaran sedikit pun yang dilakukan terhadap AD/ART, soal peserta semua valid dan diverifikasi pada saat kongres," kata Totok.\n\nTotok menegakkan seluruh perwakilan dari kandidat calon ketua umum PAN periode 2020-2025 sudah dilibatkan dalam susunan Panitia Pengarah Kongres V PAN.\n\nTerkait kericuhan yang terjadi, Totok menyatakan bahwa pihaknya bukan yang melakukannya. Ia pun menyebut pihak yang membuat kericuhan dan membawa preman itu berasal dari luar pendukung Zulhas.\n\n"Itu yang jelas penyebabnya bukan dari pihak kami, dari pihak Zulhas. Justru dari pihak sana yang membuat kericuhan, dan sekarang ada tuduhan semacam ada preman dan sebagainya justru premannya dari sana gangguannya," kata Totok.\n\nTerpisah, politikus PAN yang ikut maju sebagai calon ketua umum PAN periode 2020-2025, Drajad Wibowo, menolak berkomentar banyak terkait pernyataan Amien yang menyebut Kongres V PAN bak kongres teroris dan pelanggaran-pelanggaran yang terjadi di sana.\n\nIa hanya mengakui kericuhan yang terjadi di Kongres V PAN membuat parpol tersebut mendapatkan reaksi negatif dimata publik. Drajad pun memohon maaf atas peristiwa tersebut.\n\n"Saya memohon maaf yang sedalam-dalamnya kepada seluruh masyarakat, khususnya pemilih PAN, dengan kejadian di atas. Semoga hal ini tidak akan pernah terulang lagi," katanya.\n\nLebih lanjut, Drajad mengaku sudah pula berusaha sekuat tenaga untuk membantu memulihkan suasana kekeluargaan di dalam PAN.\n\n"Saya yakin Pak Amien dan Bang Zul nanti akan bisa kembali akrab seperti dulu," tutur Drajad.\n\nSebelumnya, Amien meminta pemerintah tidak mengesahkan hasil Kongres V PAN yang diselenggarakan di Kendari pada 10 hingga 12 Februari 2020 lalu. Ia menyatakan akan segera memberikan bukti yang cukup lengkap tentang yang sesungguhnya terjadi di Kongres V PAN di Kendari.\n\nBukti-bukti itu, kata Amien, dalam bentuk gambar yang didapatkan dari Kapolda Sultra Brigjen Merdisyam serta Hotel Claro.\n\n"Jangan disahkan dulu karena segera kami ada tim yg sudah memberi tahu saya membawa sebuah bukti yg cukup lengkap bagaimana yang sesungguhnya terjadi, apa yang terjadi pada Kongres di Kendari itu," kata Amien lewat akun media sosial Instagram-nya, @amienraisofficial, yang sudah dibenarkan oleh politikus PAN Muslim Ayub kepada CNNIndonesia.com pada Kamis (26/2). (*)\n\nArtikel ini telah tayang di CNN Indonesia dengan judul "Amien Rais Komentari Kongres PAN, Kubu Zulhas Kebingungan" https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200227173534-32-478841/amien-rais-komentari-kongres-pan-kubu-zulhas-kebingungan