Kim Jong Un Beri Aturan Ketat Penggunaan Masker di Korea Utara, Terancam Sanksi Kerja Paksa

Kim Jong Un Beri Aturan Ketat Penggunaan Masker di Korea Utara, Terancam Sanksi Kerja Paksa
Kim Jong Un berlakukan aturan tegas soal masker di Korea Utara (NPR)

RUBRIK.ID - Berikut ini berita Internasional yang disajikan RUBRIK.ID tentang Kim Jong Un yang memberi aturan ketat terkait penggunaan masker di Korea Utara, terancam sanksi kerja paksa.

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un sepertinya tak ingin main-main dengan pandemi virus corona.

Terbaru, Kim Jong Un memberlakukan kebijakan ketat spal penggunaan masker bagi warga Korea Utara.

Bagi warga Korea Utara yang melanggar aturan Kim Jong Un, siap-siap kerja paksa selama 3 bulan.

Korea Utara hingga saat ini masih mengklaim bebas dari kasus virus corona atau Covid-19.

Meski demikian, Korea Utara tetap menerapkan kebijakan dan protokol kesehatan yang ketat.

Selain menutup akses di perbatasan yang berhubungan langsung dengan China dan Korea Selatan, Korea Utara juga meminta warganya untuk memakai masker.

Dan jika melanggar, ada hukuman yang akan mereka terima.

Klik Berita Terkait:

Angka Kelaparan di Korea Utara Meningkat, Rakyat Disuruh Makan Reptil

Kelakuan Ceroboh Pejabat Korea Utara Bikin Kim Jong Un Naik Pitam, Begini Nasib Anak Buahnya

Tak Kalah Kejam dari Kim Jong Un, Pengawal Presiden Korea Utara Bunuh Ayah Sendiri, Begini Nasibnya


Dilansir dari dailymstar.co.uk, Jumat (24/7/2020), warga Korea Utara akan dapat menghadapi tiga bulan kerja paksa jika mereka diketakui tidak memakai masker.

Ketatnya peraturan di Korea Utara adalah upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran penyakit.

Pada dasarnya, seluruh dunia telah memperkenalkan kebijakan pemakaian masker di tempat umum sejak awal pandemi.

Namun hanya Korea Utara yang memberikan hukuman berat jika ada yang melanggarnya.

Bahkan untuk menegakkan peraturan ini, mereka merekrut sejumlah orang yang nantinya akan bertugas untuk melakukan "patroli masker wajah".

Siapa pun yang ditemukan tanpa masker, akan dihukum tiga bulan kerja paksa sebagai hukuman karena tidak mematuhi.

Pejabat Korea Utara, kebijakan ini sudah dilakukan sejak tanggal 16 Juli kemarin dan sudah banyak petugas di seluruh Korea Utara.

Seperti di Pyongyang dan juga kota-kota lainnya.

Para petugas itu terdiri dari petugas polisi, siswa sekolah menengah, dan para mahasiswa.

Dan hukuman ini berlaku untuk siapa saja. Termasuk pejabat pemerintahan Korea Utara sendiri.

Soal hukuman, sebenarnya, dikirim ke kamp kerja adalah hukuman yang sangat umum di Korea Utara.

Contoh, ketika adaorang yang mengkritik Pemimpin Tertinggi Kim Jong-un atau berusaha untuk membelot, mereka akan dikirim ke kamp kerja paksa.

Kamp-kamp tersebut terletak di bagian pedesaan terpencil di negara itu.

Di sana, para tahanan akan dipukuli, menderita kelaparan, dan dieksekusi secara rutin.

Tapi bisa juga mereka hanya dipenjara selama bertahun-tahun, menurut mereka yang selamat dan melarikan diri dari negara.

Selain itu, Korea Utara juga telah menerapkan langkah-langkah pencegahan lainnya.

Misalnya melarang pertemuan dan mengharuskan pekerja perbatasan untuk karantina.(*)

(*)

Artikel ini bersumber dari serambinews.com dengan judul Kim Jong-Un Buat Aturan Ketat Bagi Warganya, Jika Tak Memakai Masker Dihukum Kerja Paksa 3 Bulan, https://aceh.tribunnews.com/2020/07/24/kim-jong-un-buat-aturan-ketat-bagi-warganya-jika-tak-memakai-masker-dihukum-kerja-paksa-3-bulan.
Editor: Ibrahim Aji