Kemendikbud Izinkan Zona Hijau Laksanakan Sekolah Tatap Muka, Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Beri Tanggapan

Lebih jauh, Rusman memberi lampu kuning untuk teknis melaksanakan pendidikan secara tatap muka. Seyogyanya dimulai dari jenjang SMA sederajat.

Kemendikbud Izinkan Zona Hijau Laksanakan Sekolah Tatap Muka, Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Beri Tanggapan
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Yaqub, saat diwawancara awak media, Selasa (16/6/2020)/Rubrik.id

RUBRIK.ID, SAMARINDA - Aktivitas belajar mengajar tatap muka langsung dalam waktu dekat akan kembali dilakukan. 

Menanggapi ini, Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Yaqub yang membidangi masalah pendidikan menyatakan bahwa sudah ada Peraturan Menteri (Permen) terbaru membahas terkait kebijakan relaksasi atau new normal khususnya di dunia pendidikan.

“Pertama, Menteri mau untuk zona hijau itu diperbolehkan kembali beraktivitas di sekolah dengan tatap muka. Dengan tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19,” ujar Rusman sapaannya kepada Rubrik.id usai rapat Paripurna di gedung D kantor DPRD Kaltim, Selasa (16/6/2020).

Namun, Rusman mempertanyakan terkait teknis dan siapa yang memiliki wewenang penetapan zona hijau di suatu daerah. 

"Hal ini harus jelas, apakah status zona itu telah disarankan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim. Karena saat ini Dinkes merupakan tumpuan rekomendasi suatu daerah apakah aman atau tidaknya. Hijau, kuning, merah maupun hitam suatu daerah, pihak Dinkes lebih tahu akan hal tersebut,” beber politisi Fraksi PPP tersebut. 

Politisi PPP ini pun mengingatkan agar pemerintah jangan sampai gegabah dalam mengartikan zona hijau.

Zona hijau tidak menjamin bebas dari ancaman penularan Covid-19.

Lebih jauh, Rusman memberi lampu kuning untuk teknis melaksanakan pendidikan secara tatap muka. Seyogyanya dimulai dari jenjang SMA sederajat.

"Untuk PAUD, TK, SD agar tidak diterapkan. Silahkan lakukan aktivitas pembelajaran dengan memulai pada jenjang SMA/sederajat terlebih dahulu. Atau paling tidak tingkat SMP/sederajat,” ucapnya.

Untuk diketahui, dilansir dari Kompas.com. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menegaskan pembukaan zona sekolah di zona hijau setidaknya harus memenuhi empat syarat penting, termasuk di antaranya izin orang tua.

Hal ini disampaikan dalam pengumuman rencana penyusunan Keputusan Bersama Empat Kementerian tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran dan Tahun Akademik Baru di Masa Pandemi Covid-19 secara virtual melalui webinar, Senin (15/06/2020). (advertorial)