Jokowi Enggan Ikut Campur Penunjukkan 13 Penasihat Kantor Staf Presiden

Jokowi Enggan Ikut Campur Penunjukkan 13 Penasihat Kantor Staf Presiden
RUBIK.ID- Presiden Joko Widodo enggan ikut campur terkait penunjukan 13 penasihat Kantor Staf Presiden (KSP). Sebanyak 13 penasihat sebelumnya telah ditunjuk melalui Surat Keputusan yang diterbitkan KSP pada 4 Februari lalu.\n\nJokowi menyebut keberadaan 13 penasihat itu menjadi kewenangan KSP. ? "Kalau urusan di kementerian/lembaga tanyakan langsung (ke mereka)," ujar Jokowi di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (7/2).\n\nSejumlah nama yang ditunjuk KSP sebagai penasihat berasal dari beragam latar belakang di antaranya mantan Sekretaris Kabinet Jilid I Jokowi, Andi Widjajanto, sosiolog Imam Prasodjo, hingga guru besar hukum pidana UGM Eddy OS Hiariej.\n\nNamun Jokowi tak menjawab saat disinggung lebih lanjut tentang efisiensi jabatan. Pada masa kampanye, Jokowi kerap menyampaikan tentang efisiensi jabatan di pemerintahan. Kampanye itu kemudian dikritik setelah muncul penambahan jabatan mulai dari wakil menteri, wakil KSP, hingga wakil panglima TNI.\n\nTerkait jabatan wakil panglima TNI, Jokowi mengatakan, hingga saat ini belum menunjuk sosok yang akan menduduki jabatan tersebut. Jabatan wakil panglima TNI juga merupakan tambahan setelah jabatan itu sempat dihapuskan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.\n\n"Belum, belum ada," tuturnya. ? Kepala Staf Presiden Moeldoko Kamis (6/2) mengatakan, 13 penasihat KSP sudah bertugas sejak Selasa (4/2) lalu.\n\nPara penasihat itu akan memberikan masukan terkait dengan tugas-tugas yang dijalankan KSP. Namun, terkait Wakil Kepala Staf Presiden, Moeldoko mengaku belum ada sosok yang mengisi jabatan tersebut.\n\nDia mengatakan, posisi Wakil KSP masih menunggu keputusan dari Presiden Jokowi. Lihat juga: Moeldoko Kini Punya 13 Penasihat KSP (*)\n\nArtikel ini telah tayang di CNN Indonesia dengan judul "Jokowi Enggan Ikut Campur Penunjukkan 13 Penasihat KSP" https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200207114644-32-472548/jokowi-enggan-ikut-campur-penunjukkan-13-penasihat-ksp