Jelang Pemilukada Samarinda, Kader PPP Gelar Konsolidasi-Penguatan Isu Soal Program Kerja Paslon Andi Harun

Ketua DPC PPP Samarinda, Herman A Hasan mengatakan, partai berlambang Ka’bah ini sebagai bagian dari Koalisi Partai Pengusung pasangan Dr. H. Adi Harun dan Dr. H. Rusmadi bertekad dan konsisten turut andil dalam upaya memenangkan pasangan tersebut

Jelang Pemilukada Samarinda, Kader PPP Gelar Konsolidasi-Penguatan Isu Soal Program Kerja Paslon Andi Harun
Sialisasikan figur kandidat calon walikota dan wakil walikota Samarinda periode 2020-2024 dilingkup yang kecil seperti pertemuan di warung dengan mengusung 'Konsolidasi Warung Kopi' (HO)

RUBRIK.ID, SAMARINDA - Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan Kota Samarinda terus bergerak menyosialisasikan figur kandidat calon walikota dan wakil walikota Samarinda periode 2020-2024 dilingkup yang kecil seperti pertemuan di warung dengan mengusung ‘Konsolidasi Warung Kopi’.

Ketua DPC PPP Samarinda, Herman A Hasan mengatakan, partai berlambang Ka’bah ini sebagai bagian dari Koalisi Partai Pengusung pasangan Dr. H. Adi Harun dan Dr. H. Rusmadi bertekad dan konsisten turut andil dalam upaya memenangkan pasangan tersebut

Kendati Pemilukada tidak lama lagi digelar, namun semangat kader-kader PPP terus tumbuh dan bergerak tanpa henti untuk melakukan konsolidasi dan penguatan isu mengenai program kerja calon saat menjabat kepala daerah nantinya

Kata Herman, pentingnya memberikan edukasi mengenai program kerja dan visi kepemimpinan calon kepada khalayak menjadi topik utama disetiap pertemuan

Dengan program ‘Konsolidasi Warung Kopi’, PPP Samarinda mencoba melakukan konsolidasi pemilih potensial di seluruh wilayah Kota Samarinda untuk menemukan komunitas-komunitas baru yang akan menjadi ujung tombak pemenangan khususnya di lingkungan tempat tinggal masing-masing

Dengan tetap mengikuti protokol kesehatan, lanjut Herman, seperti pertemuan dengan jumlah terbatas, tetap menggunakan masker dan juga membersihkan tangan merupakan bagian dari upaya mendukung pemerintah mencegah penyebaran Covid 19 di Kota Samarinda.

“Namun, keterbatasan itu tidak mengurangi esensi dan mutu dari kegiatan yang kita lakukan setiap pekan,” ujarnya.

Memilih warung kopi kecil (bukan cafe franchise/waralaba) untuk dijadikan tempat pertemuan adalah sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM lokal yang terus berkiprah ditengah pandemi.

Hal ini menjadi konsetrasi calon yang diusung PPP untuk terus membuka lapangan kerja dan peluang kepada enterprenuer baru yang kian hari semakin tumbuh. “Tentu akan berimplikasi politik terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” tandasnya. (*)