Jabat Ketua Komisi III, Ini Harapan Hasanuddin Mas'ud untuk Pengusaha Lokal Kaltim

Jabat Ketua Komisi III, Ini Harapan Hasanuddin Mas'ud untuk Pengusaha Lokal Kaltim
Jabat Ketua Komisi III, Ini Harapan Hasanuddin Mas'ud untuk Pengusaha Lokal Kaltim
RUBRIK.ID, SAMARINDA - Ekonomi Kaltim yang belum berjalan deras juga dikomentari anggota Dewan di Karang Paci- sebutan DPRD Kaltim.\n\nAnggota DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud sampaikan bahwa hal ini dikarenakan dunia usaha di Kaltim masih sangat mengandalkan bisnis pengelolaan SDA yang sangat beresiko terhadap kerusakan lingkungan.\n\nDijelaskannya lagi, efek lainnya dari ketergantungan terhadap bisnis SDA ini adalah bahwa bisnis tersebut sangat dipengaruhi oleh pasar global, dimana ketika pasar dunia mulai lesu karena adanya kompetitor, maka akan berimbas sangat besar terhadap perekonomian daerah.\n\nHasanuddin pun paparkan beberapa permasalahan yang akan muncul. Pertama yakni meningkatnya angka pengangguran terdidik sebagai akibat logis dari suramnya dunia usaha saat ini. Kedua, meningkatnya permasalahan sosial urban masyarakat dan terakhir, peran aktif Pemerintah Daerah yang dirasakan kurang peka dan kurang tanggap dalam menyiasati permasalahan yang dihadapi masyarakat secara umum.\n\n"Untuk itu, harus ada solusi yang diberikan, seperti misalnya Pemda seharusnya aktif dalam mengatasi kelesuan perekonomian di daerah, dengan membuat regulasi-regulasi yang berpihak pada penguatan sektor usaha daerah (lokal). Selain itu, DPRD Kaltim juga harus terlibat dalam pengawasan dan pembuatan aturan dalam kerangka menumbuh kembangkan gairah usaha di daerah," kata Hasanuddin Mas'ud yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi III DPRD Kaltim.\n\n\n\nSolusi lain yang disampaikan adalah peningkatan peran pengusaha lokal dalam pertumbuhan ekonomi daerah dengan memberikan insentif regulasi yang dapat meningkatkan daya saing dalam usaha, serta membantu mempermudah permodalan dengan bekerjasama dengan Bank Daerah.\n\n"Serta penghapusan sistem semi monopoli dan kartel dalam dunia usaha di Kalimantan Timur. Bahwa sudah seharusnya Pemda (Gubernur, DPRD I/DPRD II, Walikota/Bupati) serta unsur Dinas-dinas lainnya, bersinergi dalam membangun daerah dalam koridor kesejahteraan masyarakat umum," katanya.\n\nKe depan, Hasanuddin Masud berharap DPRD Kaltim harus dapat melacak sumber kelemahan dari ekonomi daerah ini serta sesegera mungkin membuat gebrakan positif agar dunia usaha di daerah dapat kembali bergairah, dengan menghapuskan sistem monopoli dan kartel yang sangat merugikan pengusaha daerah yang selama ini dilakulan oleh perusahaan-perusahaan skala nasional yang beroperasi di Kalimantan Timur.\n\n"DPRD Kaltim sebisa mungkin menggandeng Perusda dan pengusaha lokal terkait guna mengatasi permasalahan ini, yaitu dengan memberikan porsi terbesar bagi perusahaan daerah untuk dapat mengakses peluang usaha di daerahnya. Pengusaha lokal sudah seharusnya menjadi tuan di daerahnya sendiri, dan tidak lagi dikangkangi oleh pengusaha-pengusaha luar yang jelas-jelas tidak memahami karakteristik kedaerahan," ucapnya. (advertorial)\n\n