Ibu Hamil Capai 33 Kasus Positif Corona, Dinkes Balikpapan Sebut Banyak Muncul Biasanya dari Klaster Keluarga

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan yang juga Juru Bicara Satgas Covid-19 Balikpapan Andi Sri Juliarty, mengatakan kasus ibu hamil yang banyak muncul biasanya dari kasus penyebaran klaster keluarga

Ibu Hamil Capai 33 Kasus Positif Corona, Dinkes Balikpapan Sebut Banyak Muncul Biasanya dari Klaster Keluarga
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan yang juga Juru Bicara Satgas Covid-19 Balikpapan Andi Sri Juliarty/HO

RUBRIK.ID, BALIKPAPAN - Kasus ibu hamil yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Balikpapan mencapai 33 kasus, terhitung per Minggu (27/9/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan yang juga Juru Bicara Satgas Covid-19 Balikpapan Andi Sri Juliarty, mengatakan kasus ibu hamil yang banyak muncul biasanya dari kasus penyebaran klaster keluarga.

"Kasus ibu hamil positif ini meningkat seiring meningkatnya klaster keluarga. Jadi di Balikpapan sejak penularan transmisi lokal akhirnya juga masuk ke keluarga dan mengenai ibu hamil," katanya.

Dokter yang akrab disapa Dio ini mengatakan upaya pencegahan pada kasus ibu hamil Covid-19 ini pun dilakukan dengan  mengimbau untuk melaksanakan rapid test 2 minggu sebelum persalinan.

"Saat ini sudah 33 kasus. Kita ambil kebijakan lakukan tes di puskesmas. Kami imbau kepada ibu hamil yang 2 minggu jelang taksiran persalinan diharapkan mengikuti skrining rapid test," katanya.

Upaya rapid test tersebut diimbau oleh Dinas Kesehatan agar dapat menindaklanjuti jika hasilnya reaktif akan dilakukan swab test kepada ibu hamil.

"Jika ditemukan reaktif maka masih ada waktu 2 pekan untuk melakukan swab dan perencanaan persalinan yang tepat," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, dengan menyambut era kebiasaan baru, rumah sakit juga harus menyesuaikan dan menyiapkan ruang khusus persalinan Covid-19 agar tidak terjadi penyebaran yang lebih luas.

"Kami juga sudah minta rumah sakit untuk  menyiapkan ruang persalinan khusus ibu hamil yang Covid-19," pungkasnya. (*)