Hal Interpelasi Ditolak, Fraksi PDIP Inginkan Kejelasan Gubernur Kaltim

Hal Interpelasi Ditolak, Fraksi PDIP Inginkan Kejelasan Gubernur Kaltim
Hal Interpelasi Ditolak, Fraksi PDIP Inginkan Kejelasan Gubernur Kaltim
RUBRIK.ID, SAMARINDA - Hak interpelasi telah diputuskan untuk ditolak.\n\nHal ini sesuai dengan hasil rapat parpurna ke 8 yang digelar di gedung dewan beberapa waktu lalu.\n\nWakil Ketua DPRD Kaltim, Andi Harun sampaikan bahwa ada beberapa hal yang membuat hak interpelasi dotolak. Salah satunya karena kurangnya dokumen.\n\nSementara itu, Ananda Emira Moeis, Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kaltim juga berikan respon.\n\nDiketahui, PDIP merupakan salah satu fraksi yang mendukung usulan hak interpelasi itu.\n\n"Sebetulnya kan begini interpelasi itu apasih, hak meminta keterangan doang tidak ada hal yang lain-lain, kenapa sih sampai belum diaktifkan itu kenapa," kata Ananda Emira Moeis,\n\n\n\nUntuk itu, ke depan, meski usulan interpelasi telah ditolak, Ananda tetap memandang perlu untuk mengetahui alasan Gubernur Kaltim tidak aktifkan Abdullah Sani sebagai Sekda Kaltim definitif.\n\nHal itu akan dilakukan dalam pertemuan yang telah diagendakan dewan ke depan.\n\n"Kita ingin mendengar kejelasan," katanya.\n\nDiketahui, usulan hak interpelasi muncul dikarenakan belum diaktifkannya Abdullah Sani sebagai Sekda Kaltim. Saat ini, posisi Sekda masih dijabat oleh Abdullah Sani sebagai Plt Sekda Kaltim. (adverotorial)