Hak Interpelasi Ditolak, Dewan Agendakan Pertemuan dengan Gubernur Isran Noor

Hak Interpelasi Ditolak, Dewan Agendakan Pertemuan dengan Gubernur Isran Noor
Hak Interpelasi Ditolak, Dewan Agendakan Pertemuan dengan Gubernur Isran Noor
RUBRIK.ID, SAMARINDA ? Selasa (17/12/2019), DPRD Kaltim gelar rapat paripurna ke- 8 tahun sidang 2019.\n\nRapat paripurna digelar di lantai 6 Gedung D DPRD Kaltim terkait pembahasan hak interpelasi.\n\nSebagai informasi, hak interpelasi diusulkan kalangan fraksi di DPRD Kaltim usai tak diaktifkannya Abdullah Sani sebagai Sekda Kaltim definitif.\n\nRapat paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kaltim, Andi Harun, juga didampingi Muhammad Samsun dan Sigit Wibowo, serta dihadiri oleh 36 anggota DPRD Kaltim.\n\nHasil dari rapat paripurna itu adalah ditolaknya usulan hak interpelasi.\n\nWakil Ketua DPRD Kaltim, Andi Harun menyatakan, bahwa hak interpelasi ditolak karena tidak memenuhi beberapa hal.\n\n?Dengan keputusan DPRD menolak unsur interpelasi, karena tidak memenuhi syarat menurut ketentuan hukum peraturan perundang-undangan,? ucapnya.\n\n\n\nLebih lanjut, DPRD akan mengundang Gubernur dalam rapat konsultasi. Kesimpulannya, bahwa secara resmi polimik soal interpelasi berakhir hari ini, Selasa (17/12/2019).\n\nLebih lanjutnya, Sekwan akan melakukan komunikasi dengan protokol untuk mengatur jadwal bersama Gubernur.\n\n?Jangan sampai pada saat kita cantumkan di Banmus, ternyata jadwal Gubernur keluar kota, nanti bisa mispersepsi lagi,? tegasnya. (advertorial)