Gereja Ortodoks Kuno Diubah Kembali Jadi Mesjid, Ini Tanggapan Kementerian Luar Negeri Yunani 

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Jumat (21/8) memerintahkan gereja Ortodoks kuno lainnya, yang menjadi masjid kemudian museum Istanbul yang populer, untuk diubah kembali jadi masjid.

Gereja Ortodoks Kuno Diubah Kembali Jadi Mesjid, Ini Tanggapan Kementerian Luar Negeri Yunani 
Seorang pendeta (kiri) dan seorang wanita mengunjungi Museum Chora atau Kariye Istanbul, secara resmi merupapakan Gereja Juru Selamat, sebuah gereja Ortodoks Yunani Bizantium abad pertengahan, pada tanggal 21 Agustus, diumumkan bahwa itu akan diubah menjadi tempat ibadah Muslim/tribunnews.com

 RUBRIK.ID - Berita Mancanegara yang dikutip RUBRIK.ID tentang Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Jumat (21/8) memerintahkan gereja Ortodoks kuno lainnya, yang menjadi masjid kemudian museum Istanbul yang populer, untuk diubah kembali jadi masjid.

Pengumuman mengenai perintah Recep Tayyip Erdogan, dilakukan setelah Pengadilan Turki memutuskan membatalkan penggunaan Hagia Sophia yang sebelumnya difungsikan sebagai museum, dengan keputusan tersebut fungsi Hagia Sophia dari masjid jadi museum pada 1934 tidak lagi berlaku.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Jumat (21/8) memerintahkan gereja Ortodoks kuno lainnya, yang menjadi masjid kemudian museum Istanbul yang populer, untuk diubah kembali jadi masjid.

Mengutip Channel News Asia, keputusan Erdogan untuk mengubah Museum Kariye menjadi masjid itu datang hanya sebulan setelah konversi kontroversial serupa untuk Hagia Sophia yang diakui sebagai Warisan Dunia oleh UNESCO.

Kedua perubahan tersebut mencerminkan upaya Erdogan untuk menggembleng pendukungnya yang lebih konservatif dan nasionalis pada saat Turki mengalami periode baru inflasi dan ketidakpastian ekonomi akibat virus corona baru.

Tetapi, Erdogan telah menambah ketegangan Turki dengan Yunani dan Gereja Ortodoksnya.

Melansir Channel News Asia, Kementerian Luar Negeri Yunani menyebut keputusan Erdogan tersebut sebagai "provokasi lain terhadap orang-orang beragama di seluruh dunia" oleh Pemerintah Turki.

Sejarah bangunan gereja berusia 1.000 tahun itu sangat mirip dengan Hagia Sophia, yang lebih besar di tepi Barat yang bersejarah, Tanduk Emas di sisi Eropa dari Istanbul.

Gereja Juru Selamat di Chora adalah sebuah gereja Bizantium abad pertengahan yang dihiasi dengan lukisan dinding Penghakiman Terakhir abad ke-14 yang tetap berharga di dunia Kristen.

Awalnya, gereja tersebut diubah menjadi Masjid Kariye, setelah penaklukan Konstantinopel 1453 oleh Turki Ottoman. Gereja itu jadi Museum Kariye setelah Perang Dunia II, saat Turki mendorong terciptanya republik baru yang lebih sekuler dari Kekaisaran Ottoman.

Sekelompok sejarawan seni Amerika Serikat kemudian membantu memulihkan mozaik gereja asli dan membukanya untuk umum pada 1958.

"Bagi saya, (konversi ini) agak sulit untuk dipahami dan diikuti. Tapi kami akan mengunjungi jika itu adalah masjid. Kami mungkin hanya perlu mengatur kunjungan sekitar waktu salat," ungkap dia. (*)

Artikel ini telah tayang di kontan.co.id dengan judul "Setelah Hagia Sophia, Erdogan perintahkan Museum Kariye diubah kembali jadi masjid" https://internasional.kontan.co.id/news/setelah-hagia-sophia-erdogan-perintahkan-museum-kariye-diubah-kembali-jadi-masjid?page=2