Gegara Didemo Pihak Oposisi, Presiden Balarusia Alexander Lukashenko, Lakukan Pendaratan Dramatis dari Helikopter

 Alexander Lukashenko, melakukan pendaratan dramatis dari helikopter di kediamannya di Minsk, Minggu malam, dengan menenteng senapan serbu AK. 

Gegara Didemo Pihak Oposisi, Presiden Balarusia Alexander Lukashenko, Lakukan Pendaratan Dramatis dari Helikopter
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, melakukan pendaratan dramatis/medcom.id

RUBRIK.ID - Berita Mancanegara yang dikutip RUBRIK.ID tentang Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko, melakukan pendaratan dramatis dari helikopter.

Pihak oposisi masih saja melakukan demonstran di kediaman Presiden Balarusia sehingga membuat Lukashenko harus turun dari helikopter. 

Pendaratan Lukashenko itu direkam dan diposting oleh saluran Telegram yang terkait dengan layanan pers presiden Belarusia. 

 Alexander Lukashenko, melakukan pendaratan dramatis dari helikopter di kediamannya di Minsk, Minggu malam, dengan menenteng senapan serbu AK. 

Aksinya yang tak biasa ini dilakukan ketika demonstran berkumpul di dekat kediamannya. Sebelum mendarat, Lukashenko terlihat terbang dengan helikopter di atas Minsk sambil berbicara dengan pilot di telepon. 

Dia kemudian mendarat, yang ditemani oleh seorang pemuda yang mirip dengan putranya yang berusia 15 tahun, Nikolay atau lebih dikenal sebagai Kolya. 

Beberapa pria bersenjata lainnya juga terlihat dalam video yang lain. Setelah mendarat, presiden berjalan santai menuju kediamannya dengan pistol di tangannya. 

Dia, seperti dikutip Russia Today, Senin (24/8/2020), bertanya kepada orang-orang di dekatnya; "Tidak ada orang di luar sana, kan?"

Ada juga rekaman video dari dalam helikopter yang menunjukkan presiden memerintahkan pilot untuk terbang lebih dekat ke jalan, yang memungkinkannya untuk melihat lebih dekat para pengunjuk rasa anti-pemerintah di bawah. 

Senjata presiden yang berkuasa lama ini terlihat disandarkan di sisinya selama penerbangan.

Saat berada di dalam helikopter, presiden terdengar berkata; "Mereka berlari seperti tikus." Ucapan itu diduga mengacu pada pengunjuk rasa di lapangan.

Pada malam sebelumnya, para demonstran antipemerintah mendekati kediaman Lukashenko dan meneriakkan slogan "Pergi!". 

Mereka bertemu dengan polisi antihuru-hara OMON dan kembali ke pusat kota beberapa waktu kemudian.

Belarusia atau Belarus telah diguncang gelombang protes massa anti pemerintah yang dipicu oleh hasil pemilihan presiden (pilpres) 9 Agustus 2020.

 Kubu oposisi meyakini hasil pemilu dipalsukan.

Hasil resmi pilpres menunjukkan Lukashenko menerima lebih dari 80 persen suara, dan para pengkritik menuduhnya mencurangi pilpres. 

Krisis politik ini telah memicu demonstrasi dan mogok massal di seluruh negeri dalam beberapa pekan terakhir.

Hasil pemilu juga ditentang oleh beberapa negara Barat termasuk Amerika Serikat dan negara-negara Uni Eropa.

Negara-negara itu menolak menerima hasil pilpres Belarusia dan mendukung protes.(*)

Artikel ini telah tayang di sindonews.com dengan judul "Didemo Rakyatnya, Lukashenko Turun dari Helikopter Menenteng Senapan Serbu AK" https://international.sindonews.com/read/141874/41/didemo-rakyatnya-lukashenko-turun-dari-helikopter-menenteng-senapan-serbu-ak-1598231329