DPO Kasus Korupsi Perusda AUJ Bontang Diamankan di Madiun, Tiba di Kaltim Siang Ini

DPO Kasus Korupsi Perusda AUJ Bontang Diamankan di Madiun, Tiba di Kaltim Siang Ini
DPO Kasus Korupsi Perusda AUJ Bontang Diamankan di Madiun, Tiba di Kaltim Siang Ini
RUBRIK.ID, SAMARINDA - Kasus korupsi pada Perusda Aneka Usaha dan Jasa (AUJ) Bontang mulai terlihat terang.\n\nPada Rabu (23/10/2019), diinformasikan bahwa Kejari Kabupaten Madiun bersama Satreskrim Polres Madiun telah melakukan penangkapan terhadap seorang DPO tersangka perkara Dugaaan Tindak Pidana Korupsi.\n\nDugaan Tindak Pidana Korupsi itu terkait penyertaan Modal Pemkot Bontang pada Perusda Aneka Usaha dan Jasa (AUJ) TA 2014-2015 yang merugikan keuangan negara lebih kurang sebesar Rp 7 milyar, atas nama Dandi Priyo Anggono.\n\nYang bersangkutan diinformasikan telah diamankan Polres Madiun sampai dengan dilakukan penjemputan oleh Tim Pidsus Kejari Bontang..\n\nInformasi lanjutan yang dihimpun, saat ini  Tim Kejari Bontang yang dipimpin langsung Kajari Bontang Agus Kurniawan dan tim berangkat ke Madiun untuk menjemput DPO tersebut.\n\nDari hasil itu, diinformasikan bahwa DPO akan tiba di Kaltim pada hari ini sekitar pukul 14.00 WITA.\n\nSebagai informasi,  kasus korupsi di tubuh Perusda Aneka Usaha dan Jasa (AUJ) Kota Bontang mulai terendus publik di penghujung 2017 lalu.\n\nHal ini dikarenakan  karyawan mengaku belum menerima upah selama 3 bulan. Aduan ini kemudian ditelusuri wartawan dan menemukan fakta dana Rp 16 miliar penyertaan modal dari Pemkot Bontang telah habis terpakai.\n\nKajari Bontang melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus), Yudo Adiananto mengatakan kucuran anggaran dari Pemkot Bontang dilakukan secara bertahap 2014-2015.\n\nDana sebesar Rp 16,9 miliar dicairkan pertama kali pada Desember 2014 sebesar Rp 10 miliar. Kemudian dana kembali dikucurkan pada Mei 2015 sebesar Rp 6,9 miliar.\n\nTak hanya itu, fakta lain terungkap bahwa Perusda AUJ juga menerima dana dari hasil pengelolaan parkir dari Divisi Parkir sebesar Rp 309 juta periode Januari-Agustus 2015.\n\n"Jadi total dana yang dikelola Perusda AUJ sebesar Rp 17,2 miliar," ujar Kasi Pidsus Yudo Rabu hari ini.\n\nUntuk informasi, Perusda AUJ Bontang kali pertama didirikan pada 2001 lalu. Seiring perkembangannya, Perusda mendirikan 4 anak perusahaan yang bergerak di bidang berbeda, diantaranya PT Bank Perkreditan Rakyat berdiri di tahun 2007.\n\nPT Bontang Transport bediri pada 2001 bergerak di bidang bengkel dan sewa kapal, kemudian PT Bontang Karya Utamindo bergerak di bidang pengisian bahan bakar khusus nelayan pada tahun 2009.\n\nSatu lagi yakni PT. Bontang Investindo Karya Mandiri bergerak di bidang Advertising berdiri pada tahun 2015. (*)