Di Pembongkaran Rumah Bantaran SKM Pasar Segiri, Ada 4 Orang Diamankan Polisi 

Kata Anisa, ke 4 orang itu bernama Andi Syamsul Bahri sebagai Ketua Forum Masyarakat Pasar Segiri , Sudirman Akbar sebagai sekretarisnya, Andi Massong dan Andi Wahyu sebagai anggotanya. 

Di Pembongkaran Rumah Bantaran SKM Pasar Segiri, Ada 4 Orang Diamankan Polisi 
Aktivitas pembongkaran ratusan rumah di bantaran SKM kembali dilanjutkan. Namun 4 orang diamankan polisi lantaran diduga makar/RUBRIK.ID

RUBRIK.ID, SAMARINDA - Berita terkait pembongkaran rumah di bantara Sungai Karang Mumus (SKM) Pasar Segiri Samarinda. 

Pada lanjutan eksekusi bangunan warta di bantara Sungai Karang Mumus (SKM), Rabu (5/8/2020) kemarin diketahui ada 4 orang diamankan petugas kepolisian, yang disinyalir hendak melakukan aksi provokasi. 

Hal tersebut diungkapkan Kabag Humas Polresta Samarinda, AKP Anisa Prastiwi melalui telpon selulernya sore tadi.

Kata Anisa, ke 4 orang itu bernama Andi Syamsul Bahri sebagai Ketua Forum Masyarakat Pasar Segiri , Sudirman Akbar sebagai sekretarisnya, Andi Massong dan Andi Wahyu sebagai anggotanya. 

"Karena awalnya kami turun tadi tidak ada apa-apa. Pas mereka (ke 4 orang itu) datang agak bikin suasana kurang bagus jadi ada indikasi menghambat pelaksanaan eksekusi hari ini," jelas Anisa.

Lanjut Anisa, ke 4 nya tidak ada menghalani pelaksanaan eksekusi petugas gabungan secara fisik.

Namun, mereka terus berkoar dan memperkeruh suasan, hingga menyebabkan ketegangan.

"Cuman indikasi secara verbal membuat suasana tidak kondusif. Takutnya kalau dibiarkan bisa jadi tambah ramai dan semakin tidak terkendali," imbuhnya. 

Ke 4 orang itu setelah diamankan langsung digelandang petugas kepolisian menuju Mapolresta Samarinda di Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan Sungai Kunjang.

Bukan untuk dilakukan penahanan, Anisa menekankan mereka hanya sebatas diamankan, dimintai keterangan dan dicatat identitasnya. 

Turut menambahkan, Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Yuliansyah setelah petugas menghimpun keterangan mereka, ke 4 orang tersebut langsung dipulangkan. 

"Kami hanya mintai keterangan saja dan mereka sudah kami kembalikan lagi," tandasnya. singkatnya. 

Terpisah, Kabags Ops Polresta Samarinda, Kompol Erick Budi Santoso menerangkan dalam eksekusi lanjutan dari 210 bangunan di bantaran SKM hari ini, jajaran kepolisian mengerahkan 438 personelnya dari unsur gabungan, polres, polsek dan brimob.

Rencananya, kepolisian akan terus bersiaga hingga 5 sampai 8 hari kedepan. 

"Cuman pastinya sampai kapan, kami tidak tau. Kami diminta hanya melakukan pengamanan. Sifat pengamanan dengan  mengedepankan unsur persuasif dan tindakan preventif," pungkasnya. (*)