Di 2020, Pemerintah Bakal Naikkan Tunjangan Kinerja TNI hingga 80 Persen

Di 2020, Pemerintah Bakal Naikkan Tunjangan Kinerja TNI hingga 80 Persen
Di 2020, Pemerintah Bakal Naikkan Tunjangan Kinerja TNI hingga 80 Persen
RUBRIK.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjanjikan kenaikan tunjangan kinerja (tukin) pada Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk tahun 2020.\n\nHal tersebut disampaikannya saat memperingati HUT ke-74 TNI di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (5/10/2019).\n\n"Pemerintah akan meningkatkan tunjangan kinerja TNI menjadi 80% di tahun 2020," kata Jokowi.\n\nKenaikan tukin menjadi kado dari Jokowi selain menjanjikan penambahan masa cicilan kredit perumahan untuk prajurit hingga jangka waktu 30 tahun. Kenaikan tukin juga diiringi dengan anggaran pertahanan pada APBN 2020.\n\n"Alokasi anggaran pertahanan tahun 2019 sebesar Rp 121 triliun akan dinaikkan menjadi lebih dari Rp 131 triliun di tahun 2020," kata Jokowi.\n\nDiketahui tukin TNI terakhir kali naik pada 2018 lewat Peraturan Presiden Nomor 102 tahun 2018. Beleid tersebut menggantikan Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2015 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia.\n\nSelain diberikan penghasilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, TNI juga diberikan tunjangan kinerja setiap bulan. Tunjangan kinerja tersebut diberikan setelah mempertimbangkan penilaian reformasi birokrasi, capaian kinerja organisasi, dan capaian kinerja individu.\n\nDalam Peraturan Presiden Nomor 102 tahun 2018, tukin pegawai TNI dibagi berdasarkan kelas jabatannya masing-masing. Kelas tersebut terbagi mulai dari kelas 1 hingga 17, serta kelas KASUM, WAKASAD, WAKASAL, WAKASAU, dan kelas KSAD, KSAL, KSAU.\n\nAdapun tunjangan kinerja per jabatan mulai dari yang terendah hingga tertinggi adalah Rp 1,96 juta - Rp 37,8 juta. (*)\n\nArtikel ini telah tayang di Detik.com dengan judul "Jokowi Mau Naikkan Tunjangan TNI 80% Tahun Depan"  https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4734789/jokowi-mau-naikkan-tunjangan-tni-80-tahun-depan