Demo Soal Hak Interpelasi di Gedung Dewan, Wakil Ketua DPRD Kaltim Ajak Massa Tatap Muka

Demo Soal Hak Interpelasi di Gedung Dewan, Wakil Ketua DPRD Kaltim Ajak Massa Tatap Muka
Demo Soal Hak Interpelasi di Gedung Dewan, Wakil Ketua DPRD Kaltim Ajak Massa Tatap Muka
RUBRIK.ID, SAMARINDA - Rombongan mahasiswa yang tergabung dalam Front Aksi Mahasiswa (FAM) Kaltim, datangi kantor DPRD Provinsi Kalimantan Timur untuk meminta penjelasan terkait polemik sekdaprov Kaltim yang belum usai, Senin (18/11/2019).\n\nSetelah berorasi 10 menit di depan kantor DPRD, rombongan mahasiswa dipersilahkan masuk menuju ruang rapat gedung E untuk melakukan audiensi sekaligus tatap muka. Wakil pimpinan DPRD Kaltim, Sigit Wibowo yang menyambut langsung kedatangan mahasiswa. Terlihat juga ketua fraksi PKB Syafruddin, ketua fraksi PDIP Ananda Emira Moeis beserta perwakilan anggota DPRD lainnya.\n\nKetua FAM Kaltim, Ahmadi menyampaikan maksud kedatangannya menemui DPRD Kaltim. Ia mempertanyakan agenda rapat pembahasan hak interpelasi yang sebelumnya sudah diagendakan, batal terlaksana.\n\n"Kami melihat dan mengikuti perkembangan di media terkait apa saja yang telah dilakukan oleh DPRD, desas desus terakhir anggota dewan tidak jadi mengadakan rapat terkait masalah ini," ujarnya.\n\nKordinator lapangan aksi, Nazar, juga ikut menambahkan. Dianggap Nazar, polemik sekdaprov ini memberikan tanya kepada publik tentang apa yang sedang terjadi pada gubernur yang tidak memfungsikan sekda definitif yang telah dilantik oleh Mendagri melalui Keputusan Presiden (Keppres) beberapa waktu lalu.\n\n"Tidak adanya sekdaprov yang definitif ini sangat mempengaruhi pelayanan publik di Kaltim, salah satunya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), dimana kemungkinan besar adanya investasi-investasi yang mangkrak karena ketidakjelasan wewenangnya," katanya.\n\n\n\nSementara itu, Sigit mengapresiasi kedatangan para mahasiswa yang ikut mengawal perihal sekdaprov yang belum menemui titik terang. Sigit sebut agenda pertemuan dengan gubernur yang sempat terjadwalkan ditunda karena adanya agenda yang bertabrakan, sehingga pertemuan tersebut ditunda dan akan dijadwalkan ulang sesuai kesepakatan anggota dewan yang hadir pada saat itu.\n\n"Kami tidak menghentikan, hanya saja ditunda. Prosedurnya memang sudah sampai penyerahan berkas ke pimpinan. Sebelumnya memang kami sudah mengundang gubernur untuk bicara secara langsung. Nanti ada agenda berikutnya untuk mengambil keputusan. InsyaAllah apapun yang disampaikan ke DPRD akan membuahkan hasil untuk masyarakat Kalimantan Timur," ucapnya.\n\nMenurut keterangan hasil pertemuan, diketahui bahwa badan musyawarah (banmus) telah mengagendakan jadwal rapat anggota DPRD Kaltim dengan agenda penyampaian hak interpelasi dan untuk mengetahui tanggapan semua fraksi terkait usulan itu pada Rabu (17/12) mendatang. (advertorial)