Demi Yakinkan Dunia, Presiden Turki Erdogan Bakal Undang Paus Fransiskus ke Hagia Sophia

Demi Yakinkan Dunia, Presiden Turki Erdogan Bakal Undang Paus Fransiskus ke Hagia Sophia
Presiden Turki, Erdogan bakal undang Paus Fransiskus ke Hagia Sophia (Twitter @RTErdogan)

RUBRIK.ID - Berita Internasional terbaru yang disajikan RUBRIK.ID tentang Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berniat mengundang Paus Fransiskus ke Hagia Sophia setelah bangunan bersejarah itu resmi menjadi Masjid.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dikabarkan mengundang Pemimpin Gereja Katolik Roma, Paus Fransiskus untuk mengunjungi Hagia Sophia.

Bukan tanpa alasan Erdogan ingin mengundang Paus Fransiskus melihat langsung ke dalam Hagia Sophia.

Erdogan menyampaikan undangan kepada Paus Fransiskus setelah sejumlah pejabat Turki memperingatkan adanya mosaik dan ikon Kristen yang akan ditutup tirai di bangunan bersejarah tersebut.

"Kami membuat beberapa kebijakan untuk memastikan bahwa selama waktu salat, mosaik dan ikon di dalam Hagia Sophia akan ditutup menggunakan tirai dan dibuka kembali sehingga tidak merusak sejarah dan arsitektur bangunan," ujar juru bicara Erdogan, Ibrahim Kalin kepada CNN.

Paus Fransiskus sebelumnya menyampaikan kerisauannya terkait keputusan Turki untuk mengubah fungsi Hagia Sophia menjadi Masjid

"Saya memikirkan Hagia Sophia dan saya sangat sedih," ujar Paus Fransiskus pada kotbah di Lapangan Sento Petrus pekan lalu.

Klik Berita Terkait:

Setelah Hagia Sophia Resmi Jadi Masjid, Gambar Maria dan Yesus Bukan Dihapus, Turki Janji Lestarikan

Tak Terima Respons Negatif di Twitter dan YouTube, Erdogan Siap Larang Media Sosial di Turki

Hagia Sophia Ditetapkan Kembali Menjadi Masjid Oleh Presiden Turki

Keputusan Turki untuk menjadikan Hagia Sophia sebagai Masjid menuai protes dan kecaman dari banyak pihak, Amerika Serikat, UNESCO, hingga Yunani.

Kepala Gereja Ortodoks Yunani bersama pendeta di seluruh dunia mengutuk keputusan Erdogan tersebut.

Keputusan Turki untuk menjadikan Hagia Sophi sebagai Masjid menuai protes dan kecaman dari banyak pihak, Amerika Serikat, UNESCO, hingga Yunani.

Kepala Gereja Ortodoks Yunani bersama pendeta di seluruh dunia mengutuk keputusan Erdogan tersebut.

Hagia Sophia mulanya adalah gereja Kristen Romawi dan Kristen Ortodoks yang dibangun oleh Kekaisaran Romawi Timur atau Byzantium, di Kota Konstantinopel (Istanbul) yang berada di tepi Selat Bosporus.

Pada 1453, Sultan Muhammad al Fatih (Mehmet II) merebut Konstantinopel dari tangan Kekaisaran Byzantium. Dia lantas mengubah Hagia Sophia menjadi Masjid.

Setelah Kekhalifahan Utsmaniyah atau Ottoman runtuh pada 1924 digantikan Republik Turki, bangunan itu diubah menjadi museum pada 1935 oleh Presiden Kemal Ataturk yang berpaham nasionalis sekuler.

(*)

Artikel ini bersumber dari cnnindonesia.com dengan judul "Erdogan Undang Paus Fransiskus Kunjungi Hagia Sophia",https://www.cnnindonesia.com/internasional/20200722151908-134-527678/erdogan-undang-paus-fransiskus-kunjungi-hagia-sophia.