Berjalan Alot, Pansus LKPj DPRD Kaltim Soroti Serapan Anggaran

Berjalan Alot, Pansus LKPj DPRD Kaltim Soroti Serapan Anggaran
RUBRIK.ID, SAMARINDA - Dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Pemerintah Provinsi Kaltim 2019 beberapa waktu lalu, terbilang berjalan cukup alot.\n\nSalah satu yang menjadi sorotan pada rapat LKPj beberapa waktu lalu adalah terkait serapan anggaran pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).\n\nSKDP dinilai kurang maksimal dan cenderung menyumbang Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) yang cukup signifikan.\n\nMenurut anggota Pansus LKPj Sutomo Jabir, hal tersebut disebabkan dari perencanaan pembangunan yang kurang baik.\n\n?Kalau persoalan menyoroti tentu kita lihat Dinas mana yang paling banyak porsi anggaran, tentu adalah PUPR. Karena di sana terdapat beberapa bidang. Kalau program mereka tidak terlaksanakan berarti mereka penyumbang terbanyak Silpa,? urai Sutomo Jabir saat dihubungi awak media, Sabtu (9/5/2020).\n\nDi sisi lain, menurutnya, masih banyak infrastruktur yang menjadi tanggung jawab provinsi, namun belum tersentuh terutama jalan penghubung antara Tanjung Redeb dengan Talisayan, Berau, sekitar 300 kilometer.\n\n?Perencanaan pembangunan di 2019 kurang baik, salah satu indikatornya adalah banyaknya Silpa. Dalam laporan dengan kondisi lapangan berbeda,? jelasnya.\n\nPolitikus PKB itu pun berharap agar pemerintah serius dalam penyusunan perencanaan pembangunan ke depan.\n\n?Ke depan mari sama-sama kita wujudkan Kaltim berdaulat sesuai dengan visi dan misi Pak Gubernur. Tidak ada lagi jalanan yang rusak, semua daerah harus terkoneksi dengan baik, lancar dan aman,? pungkasnya. (advertorial)\n\n