Berita Duka, Direktur Marketing Erajaya Djatmiko Wardoyo Meninggal Dunia

Berita Duka, Direktur Marketing Erajaya Djatmiko Wardoyo Meninggal Dunia
RUBRIK.ID - Dunia teknologi Indonesia kehilangan salah satu tokoh terbaiknya. Direktur Marketing dan Komunikasi PT Erajaya Swasembada Djatmiko Wardoyo tutup usia pada Sabtu (30/5), pukul 20.00 WIB.\n\nHal tersebut dipastikan oleh salah seorang kerabat almarhum Citra Smara Dewi. Koko, sapaan akrab Djatmiko, meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam TB Simatupang, Jakarta, dalam usia 49 tahun karena serangan jantung.\n\n?Usai berolah raga almarhum mengeluh mual. Kemudian langsung dibawa ke rumah sakit. Tapi, Tuhan berkehendak lain,? ujar Citra dalam laman Facebook pribadi milik Djatmiko Wardoyo.\n\nBerdasarkan penuturan Citra, jenazah akan disemayamkan Minggu (31/5) di Sandiego Hills, Cikarang.\n\nKepergian Koko, sapaan akrab Djatmiko Wardoyo, yang sangat mendadak mengejutkan banyak pihak.\n\n?Karena sebelumnya almarhum masih aktif berkomunikasi via WhatsApp,? ujar Diah Kencana Sari, PublicRelations PT Erajaya Swasembada kepada Sindonews.\n\nLaman Facebook Djatmiko Wardoyo pun banjir dengan ucapan belasungkawa. Tak sedikit yang membagikan cerita dan kenangan bersama almarhum.\n\nKoko sendiri memang dikenal sebagai pribadi yang riang, suka bercanda, ramah, serta seorang pekerja keras. Kepergiannya yang sangat mendadak membuat banyak rekan kerja, kerabat,serta sahabat merasa sangat kehilangan.\n\nBagi awak media, almarhum adalah narasumber yang paling mudah dihubungi dan memiliki wawasan mendalam terhadap industri telekomunikasi di Indonesia.\n\nKoko menjabat Director of Marketing & Communications PT Erajaya Swasembada sejak 2011 hingga saat ini. Selama 2019, emiten distributor dan retailer peralatan telekomunikasi Erajaya memang agresif berekspansi, salah satunya dengan peresmian252 gerai baru.\n\nAdapun almarhum secara proaktif mengkomunikasikan strategi dan langkah perusahaan ke publik. (*)\n\n \n\nArtikel ini telah tayang di sindonews.com dengan judul "Bos Marketing Erajaya Djatmiko Wardoyo Tutup Usia"