Berikan Penghormatan Terakhir, Ratusan Orang Hadiri Pemakaman Geoge Floyd

Berikan Penghormatan Terakhir, Ratusan Orang Hadiri Pemakaman Geoge Floyd
RUBRIK.ID - Berita Mancanegara yang dikutip RUBRIK.ID tentang prosesi pemakaman Geoge Floyd, pria asal Amerika Serikat yang meninggal.\n\nGeorge Floyd, pria asal Amerika Serikat yang meninggal akibat kehabisan nafas usai lehernya diinjak oleh seorang petugas kepolisian yang menangkapnya akhirnya dimakamkan.\n\nPemakaman dilakukan di Kapel North Central University, Minneapolis, Amerika Serikat, pada Kamis (4/6/2020) waktu setempat.\n\nDalam pemakaman tersebut ratusan orang hadir untuk memberikan penghormatan terakhir dan salam perpisahan kepada mendiang George Floyd.\n\nGeorge Floyd merupakan warga kulit hitam AS yang meningkal akibat kehabisan nafas usai lehernya diinjak oleh polisi yang menangkapnya.\n\nPara pelayat dan keluarga yang menghadiri upacara mengingat FLoyd sebagai sosok teman, ayah, dan paman yang lembut.\n\n"Kisah George Floyd telah menjadi cerita warga kulit hitam. Karena sejak 401 tahun yang lalu, alasan kami tidak pernah bisa menjadi yang kami inginkan dan impikan adalah karena kalian menaruh lulut kalian di leher kami," kata Pendeta Al Sharpton dalam pidatonya saat membuka upacara seperti dilansir New York Times.\n\n"Kami lebih pintar daripada sekolah-sekolah tempat Anda menempatkan kami semua. Tapi lututmu ada pada leher kami. Kami mampu menjalankan perusahaan dan tidak terburu-buru di jalan, tapi Anda menaruh lutut Anda pada leher kami. Kami memiliki kreatifitas, kami bisa melakukan apa pun yang dilakukan orang lain, tapi kami tidak bisa melepaskan lututmu pada leher kami," ujarnya menambahkan.\n\nSharpton menuturkan sudah waktunya bagi warga kulit hitam untuk berani berkata "lepaskan lututmu dari leher kami."\n\nPernyataan itu disambut tepung tangan meriah dari ratusan pelayat yang hadir dalam upacara penghormatan selama dua jam tersebut.\n\nSebelum memasuki kapel, ratusan pelayat diharuskan dicek temperatur tubuhnya demi menghindari penularan virus corona (Covid-19) yang masih terus meningkat.\n\nSelama upacara penghormatan, anggota keluarga bercerita mengenai sosok Floyd. Beberapa kerabat menggambarkan Floyd sebagai sosok yang sangat ramah bahkan terhadap orang asing sekali pun.\n\nDi akhir upacara, para pelayat diminta untuk berdiri dan mengheningkan cipta selama delapan menit 46 detik. Jumlah waktu itu sama dengan lama waktu polisi menekan leher Floyd dengan lututnya.\n\nSementara itu, proses pemakaman Floyd sendiri dikabarkan akan digelar pada 9 Juni mendatang di Houston, Texas.\n\nKematian Floyd dinilai menjadi puncak amarah warga Amerika terkait diskriminasi dan sikap rasisme yang sistematis, terutama terhadap perlakuan aparat kepada warga kulit hitam dan minoritas.\n\nSehari setelah kematian Floyd, demonstrasi menuntut keadilan pecah di Minneapolis. Sejak itu, protes dan gerakan solidaritas serupa meluas ke setidaknya 140 kota di AS, termasuk ibu kota Washington, bahkan mancanegara.\n\nArtikel ini telah tayang di Cnnindonesia.com dengan judul ?Ratusan Orang Hadiri Penghormatan Terakhir George Floyd? https://www.cnnindonesia.com/internasional/20200605111253-134-510158/ratusan-orang-hadiri-penghormatan-terakhir-george-floyd